Hizbullah Tembakkan Rudal Baru ke Israel
Sumber rezim Zionis mengumumkan serangan rudal baru oleh perlawanan Islam Lebanon di wilayah utara pendudukan.
Al Jazeera hari Senin melaporkan sirine peringatan bahaya dibunyikan di berbagai wilayah Al-Jalil di wilayah utara Palestina pendudukan, setelah rudal baru Hizbullah ditembakkan dari arah Lebanon.
Radio Zionis melaporkan bahwa dalam rudal dicegat dan dua rudal yang ditembakkan dari sisi Lebanon mengenai area terbuka.
Sumber Zionis juga melaporkan bahwa suara sirene terdengar di pemukiman Zionis, Maalut dan Kafarfardim di utara wilayah pendudukan yang berada dekat perbatasan Lebanon.
Sehari sebelumnya, Hizbullah Lebanon mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa Perlawanan Islam telah menargetkan beberapa pangkalan militer rezim Zionis di utara wilayah pendudukan.
Menurut Al Jazeera, Hizbullah Lebanon hari Sabtu (9/12/2023) mengumumkan pasukannya menargetkan pangkalan militer Zionis, Al-Samaqah yang terletak di wilayah pendudukan Shebaa dengan rudal.
Selain itu, Hizbullah Lebanon menargetkan berkumpulnya tentara Israel di sekitar pangkalan militer Ramaya.
Tidak hanya itu, Hizbullah Lebanon menyerang pangkalan militer Zionis, Al-Baghdadi yang menimbulkan korban dipihak tentara Israel dan kerusakan peralatan tempur rezim Zionis
Pasukan perlawanan Islam Lebanon juga menargetkan berkumpulnya tentara Zionis di pangkalan Raysa Al-Asi.
Pada saat yang sama, Hizbullah Lebanon mengumumkan serangan rudal terhadap markas komando divisi 91 rezim Zionis di barak Zionis Barnit dan menargetkan posisi angkatan laut Zionis Al Naqourah.
Media Ibrani melaporkan bahwa salah satu pangkalan militer rezim Zionis di ladang Shebaa menjadi sasaran mortir, dan suara sirene peringatan dibunyikan di wilayah pendudukan Kush.
Baru-baru ini, surat kabar Al-Akhbar menulis bahwa perlawanan Lebanon telah menggunakan taktik khusus yang tidak dapat dihadapi musuh.(PH)