Menlu Rezim Zionis Akui Kekalahan Melawan Hamas
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i170916-menlu_rezim_zionis_akui_kekalahan_melawan_hamas
Menteri Luar Negeri Rezim Zionis Gideon Sa'ar mengakui kekalahan Israel menghadapi gerakan Hamas dan ketidakmampuan rezim Zionis untuk membebaskan tahanannya di Gaza.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jan 19, 2025 09:16 Asia/Jakarta
  • Menlu Rezim Zionis Akui Kekalahan Melawan Hamas

Menteri Luar Negeri Rezim Zionis Gideon Sa'ar mengakui kekalahan Israel menghadapi gerakan Hamas dan ketidakmampuan rezim Zionis untuk membebaskan tahanannya di Gaza.

Parstoday mengutip televisi Israel kanal 12 melaporkan, Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar dalam pidatonya mengatakan, "Meskipun tanggung jawab kami terhadap para tahanan sangat berat, selama berbulan-bulan kami belum dapat mengembalikan satu pun tahanan hidup-hidup dan kita belum mampu mencapai tujuan perang menghadapi Hamas".

Menteri Pendidikan Rezim Zionis Yoav Kisch dalam sebuah pernyataan mengacu pada perjanjian gencatan senjata di Gaza mengatakan,"Kami mengeluarkan biaya besar untuk perjanjian dengan Hamas."

Terkait hal ini, Yedidiya Ya'ari, mantan komandan Angkatan Laut Israel, juga mengungkapkan, "Kemenangan di Gaza berubah menjadi kekalahan total bagi kami."

Yaari menambahkan, "Perang di Gaza akan berakhir, tetapi ceritanya akan dimulai di Den Haag dan di Israel untuk menghadapi tsunami politik dan hukum, dan pada akhirnya dapat berubah menjadi bencana".

Kementerian Luar Negeri Qatar pada hari Rabu (15/1/2025) mengumumkan perjanjian gencatan senjata antara rezim Israel dan Hamas, dan menegaskan bahwa perjanjian gencatan senjata akan dilaksanakan mulai Minggu (19 Januari), dan berdasarkan perjanjian ini, Hamas akan membebaskan 33 tahanan Israel sebagai kompensasi atas pembebasan tahanan Palestina, dan rezim Zionis harus menarik diri dari Jalur Gaza.(PH)