Persatuan Nasional Irak, Kunci Penumpasan Teroris Daesh
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i18415-persatuan_nasional_irak_kunci_penumpasan_teroris_daesh
Kemenangan berturut-turut militer Irak yang didukung relawan rakyat negara Arab ini dalam perlawanan menghadapi Daesh menyebabkan kekuatan kelompok teroris kian hari semakin melemah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 22, 2016 06:01 Asia/Jakarta
  • Persatuan Nasional Irak, Kunci Penumpasan Teroris Daesh

Kemenangan berturut-turut militer Irak yang didukung relawan rakyat negara Arab ini dalam perlawanan menghadapi Daesh menyebabkan kekuatan kelompok teroris kian hari semakin melemah.

Militer Irak menyebarkan jutaan informasi melalui pesawat udara di angkasa Mosul, dan menyerukan supaya warga Irak yang berada di kota itu siaga menyambut pembebasan Mosul. Juru bicara operasi bersama angkatan bersenjata Irak juga meminta rakyat Mosul supaya tidak keluar dari rumahnya masing-masing, dan tidak keluar dari kota itu untuk membedakan identitas milisi teroris dengan warga sipil seiring dimulainya operasi pembebasan kota Mosul.

Yahya Rasul menegaskan bahwa militer Irak memiliki informasi akurat tentang keberadaan kelompok teroris Daesh di Mosul. Sebab, setiap hari informasi tersebut diperbaharui, sehingga warga sipil Mosul tidak perlu mengkhawatirkan keamanan mereka.

Pada hari Sabtu (20/8), serangan udara yang dilancarkan militer Irak ke salah satu pangkalan utama Daesh di  Al-Misaq, wilayah barat Mosul setidaknya menewaskan 19 pentolan teroris Daesh, termasuk Iyad Hamid Mahal Al-Jamili yang dikenal dengan sebutan Abu Yahya.

Serangan udara lainnya yang dilancarkan militer Irak di wilayah barat provinsi Al-Anbar menewaskan delapan teroris, dan menghancurkan sejumlah perlengkapan militer Daesh.

Kekalahan bertubi-tubi yang dialami Daesh di Irak menyebabkan mental milisi teroris ini kian hari semakin melemah. Bahkan, dua orang komandan kelompok teroris ini dihukum mati oleh pimpinan Daesh, karena mereka mengusulkan supaya pasukan mundur. Tidak hanya itu, 30 milisi lainnya ditangkap dan dipindahkan, karena terlibat dalam aksi protes yang muncul di tubuh kelompok teroris itu.

Di tengah kondisi tersebut, pemimpin wilayah Kurdistan Irak, Masoud Barzani hari Sabtu (20/8) mengeluarkan statemen mendukung pembebasan Mosul dari cengkeraman kelompok teroris Daesh, dan menegaskan komitmen Arbil atas kesepakatan yang telah dicapai dengan Baghdad.

Barzani menekankan bahwa penumpasan kelompok teroris Daesh sebagai prioritas Kurdistan, Irak. Oleh karena itu, pembebasan kota Mosul sangat penting bagi Arbil, dan memiliki kedudukan khusus bagi wilayah Kurdistan dan dunia.

Pada saat yang sama, Khosro Goran, ketua fraksi Partai Demokrat Kurdistan di parlemen Irak menyinggung operasi penumpasan teroris Daesh yang dilancarkan pasukan Peshmerga yang menjalin kerja sama dengan militer pusat Irak.

"Melalui kerja sama dengan kementerian pertahanan Irak, selama dua tahun lalu pasukan [Peshmerga] ini telah memainkan peran vital dalam penumpasan teroris Daesh di Irak," ujar Goran baru-baru ini.

Ketua fraksi Partai Demokrat Kurdistan di parlemen Irak menekankan urgensi pembersihan kota Mosul dari milisi teroris.

"Penumpasan milisi teroris Daesh dari Mosul merupakan masalah sangat penting bagi seluruh Irak, termasuk Kurdi. Oleh karena itu, pasukan Peshmerga menjalin kerja sama erat dengan militer [Irak] dalam operasi tersebut," tegasnya.

Sejatinya, persatuan nasional yang ditampilkan di Irak menunjukkan kepada dunia bahwa penumpasan terorisme hanya bisa dilakukan oleh kekuatan dalam negeri, dengan bersatunya seluruh elemen bangsa dan negara dari militer, relawan rakyat hingga pasukan Peshmerga.

Ketika persatuan nasional semakin kuat, maka kelompok teroris Daesh kian hari semakin melemah. Jika kondisi tersebut terus dijaga dan dipertahankan, maka dalam waktu yang tidak lama lagi, seluruh wilayah Irak akan terbebas dari cengkeraman kelompok teroris semacam Daesh. (PH)