Situasi di Wilayah Pendudukan Memburuk: Shelter Darurat Dibuka Kembali
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i189484-situasi_di_wilayah_pendudukan_memburuk_shelter_darurat_dibuka_kembali
Pars Today - Sumber-sumber Zionis mengumumkan bahwa seiring meningkatnya rasa tidak aman di Palestina yang diduduki, sejumlah tempat perlindungan umum (bunker) di selatan, tengah, dan utara wilayah pendudukan telah dibuka kembali.
(last modified 2026-05-05T17:11:04+00:00 )
May 05, 2026 23:33 Asia/Jakarta
  • Tempat perlindungan di Palestina pendudukan
    Tempat perlindungan di Palestina pendudukan

Pars Today - Sumber-sumber Zionis mengumumkan bahwa seiring meningkatnya rasa tidak aman di Palestina yang diduduki, sejumlah tempat perlindungan umum (bunker) di selatan, tengah, dan utara wilayah pendudukan telah dibuka kembali.

Dilansir IRNA, 5 Mei 2026, harian Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa akibat meningkatnya ketegangan regional dan potensi ketidakamanan di Wilayah Pendudukan, tempat perlindungan utama di kota Rishon LeZion (dekat Tel Aviv) telah dibuka atas perintah dewan kota dan dinyatakan dalam status siaga.

Wali kota Rishon LeZion, merujuk pada kekhawatiran meluas di antara penduduk, mengatakan kepada harian tersebut bahwa sekitar 50.000 warga tidak memiliki akses ke tempat perlindungan, sebuah masalah serius.

Situasi serupa dilaporkan terjadi di utara Wilayah Pendudukan. Yona Yahav, Wali Kota Haifa, mengatakan kepada Yedioth Ahronoth bahwa sekitar 35 persen warga Haifa tidak memiliki tempat perlindungan, dan pembangunan infrastruktur yang diperlukan akan memakan waktu setidaknya satu setengah tahun.

Wali Kota Ashdod juga mengumumkan pembukaan kembali tempat perlindungan di kotanya, tetapi menekankan bahwa langkah ini "hanyalah bagian dari peningkatan kesiapsiagaan internal", belum ada perubahan dalam pedoman resmi Komando Dalam Negeri Zionis.

Bunker-bunker tua di kota-kota Zionis mulai dibuka. Ratusan ribu warga dinyatakan tidak memiliki akses ke tempat aman. Peringatan dini tidak dikeluarkan secara resmi, tetapi langkah-langkah konkret di tingkat kota menunjukkan bahwa para pejabat lokal tidak lagi mengandalkan janji-janji keamanan dari pemerintah pusat. Ini adalah potret nyata dari "rasa aman" yang tengah rapuh di Wilayah Pendudukan.(Sail)