Terdesak, Saudi Minta Ansarullah Hentikan Perlawanan
-
Ansarullah, Yaman
Setelah merasa gagal mencapai tujuannya dalam agresi militer ke Yaman yang sudah berlangsung kurang lebih 16 bulan, Arab Saudi menyampaikan beberapa usulan kepada kelompok-kelompok pejuang Yaman agar agresi militernya ke negara itu dapat dihentikan.
Stasiun televisi Al Mayadeen (30/8) melaporkan, Kedutaan Besar Saudi di Washington, Amerika Serikat menyampaikan empat poin usulan termasuk pembentukan pemerintahan persatuan nasional Yaman, mundurnya Ansarullah dan militer dari Sanaa dan kota-kota vital, serta penyerahan senjata-senjata berat dan rudal kepada pihak ketiga, untuk menyelesaikan krisis Yaman.
Menurut Kedubes Saudi di Washington, pemerintahan persatuan nasional Yaman setelah terbentuk harus menghormati keamanan perbatasan-perbatasan internasional dan mencegah perluasan senjata-senjata yang mengancam negara-negara tetangga Yaman.
John Kerry, Menteri Luar Negeri Amerika beberapa waktu lalu mengusulkan sebuah program untuk menyelesaikan krisis Yaman yang mendapat sambutan dari pemerintah terguling negara itu, namun ditolak oleh Ansarullah.
Menlu Amerika mengusulkan pembentukan sebuah pemerintahan persatuan nasional Yaman dan mengklaim bahwa rudal-rudal Ansarullah dan militer Yaman, mengancam Saudi, kawasan dan Amerika.
Usulan Kedubes Saudi di Washington untuk menyelesaikan krisis Yaman disampaikan setelah agresi militer Saudi dukungan Amerika ke Yaman sejak Maret 2015, hingga kini tidak menghasilkan apapun kecuali tewas dan terlukanya ribuan warga sipil Yaman. (HS)