Anggota Parlemen Lebanon: Kesepakatan Kerangka tidak Sah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i192370-anggota_parlemen_lebanon_kesepakatan_kerangka_tidak_sah
Pars Today - Anggota Fraksi Loyalitas kepada Perlawanan di Parlemen Lebanon, dengan mengkritik tajam tindakan pejabat negaranya dalam menandatangani kesepakatan dengan rezim Zionis, menegaskan bahwa 'kesepakatan kerangka' itu batal dan tidak sah.
(last modified 2026-07-01T11:08:30+00:00 )
Jul 01, 2026 18:04 Asia/Jakarta
  • Anggota parlemen Lebanon Ibrahim al-Moussawi
    Anggota parlemen Lebanon Ibrahim al-Moussawi

Pars Today - Anggota Fraksi Loyalitas kepada Perlawanan di Parlemen Lebanon, dengan mengkritik tajam tindakan pejabat negaranya dalam menandatangani kesepakatan dengan rezim Zionis, menegaskan bahwa 'kesepakatan kerangka' itu batal dan tidak sah.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Ibrahim al-Moussawi, anggota Parlemen Lebanon dan anggota Fraksi Loyalitas kepada Perlawanan, mengatakan bahwa pejabat Lebanon tidak berterima kasih atas keberanian, kesabaran, dan ketahanan masyarakat perlawanan serta kepahlawanan para pejuang, dan membalas pengorbanan mereka dengan menjual diri mereka sendiri dengan murah dan menyerah pada dikte AS serta melayani proyek Zionis. Hal ini terjadi setelah Republik Islam Iran turun tangan untuk melindungi kepentingan Lebanon dan menciptakan gencatan senjata serta penarikan musuh Israel dari wilayah Lebanon.

 

Al-Moussawi menegaskan bahwa Republik Islam Iran tetap teguh dan kokoh pada pendiriannya.

 

Anggota parlemen Lebanon ini mencatat bahwa 'kesepakatan kerangka' adalah kesepakatan yang berasal dari penghinaan, rasa malu, ketergantungan, dan penyerahan. Perjanjian ini batal dan tidak sah, karena lahir secara tidak sah dan melanggar konstitusi serta Pakta Nasional. (MF)