Sikap Pasif Presiden Lebanon terhadap Serangan Israel
-
Joseph Aoun, Presiden Lebanon
Pars Today - Presiden Lebanon, dalam menanggapi ledakan-ledakan dahsyat Jumat (31/7) kemarin di Lebanon selatan, seperti biasa, hanya mengkritik Israel dengan lemah.
Sebagaimana dilaporkan Mehr News mengutip Al-Mayadeen, 1 Agustus 2026, Joseph Aoun, Presiden Lebanon, dalam sikap pasif terhadap ledakan-ledakan dahsyat di Lebanon selatan setelah agresi rezim Zionis, mengatakan bahwa ledakan-ledakan ini merupakan eskalasi berbahaya yang secara langsung mengancam proses implementasi Kesepakatan Kerangka dengan Tel Aviv.
Ia menambahkan bahwa waktu terjadinya agresi ini, menjelang pertemuan Roma, mengirimkan pesan-pesan negatif.
Kemarin, (Jumat, 31/7) pejabat Zionis, dengan mengeluarkan sebuah pernyataan, mengakui bahwa mereka menggunakan 700 ton bahan peledak di Lebanon selatan dalam ledakan-ledakan ini.
Sementara itu, pemerintahan Beirut yang berhaluan Barat, alih-alih menghadapi agresi berbahaya Israel ini, malah berupaya melucuti senjata perlawanan.(Sail)