Pemimpin Ansarullah: Pengulangan Penghinaan Al-Qur'an Bukti Nyata Permusuhan Zionis
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i194886-pemimpin_ansarullah_pengulangan_penghinaan_al_qur'an_bukti_nyata_permusuhan_zionis
ParsToday - Pemimpin Ansarullah Yaman mengatakan: Pengulangan penghinaan terhadap Al-Qur'an yang mulia mengungkapkan permusuhan terbuka para Zionis terhadap semua prinsip suci dan kebencian mereka terhadap pesan ilahi.
(last modified 2026-08-14T10:46:38+00:00 )
Aug 14, 2026 17:45 Asia/Jakarta
  • Abdul-Malik Badruddin,
    Abdul-Malik Badruddin,

ParsToday - Pemimpin Ansarullah Yaman mengatakan: Pengulangan penghinaan terhadap Al-Qur'an yang mulia mengungkapkan permusuhan terbuka para Zionis terhadap semua prinsip suci dan kebencian mereka terhadap pesan ilahi.

Menurut laporan ParsToday yang dikutip dari Al-Masirah, Abdul-Malik Badruddin, Pemimpin Ansarullah Yaman, mengatakan: Masalah orang-orang Yahudi Zionis dan para pendukungnya dengan Al-Qur'an yang mulia terletak pada kemurnian ajarannya. Orang-orang Yahudi Zionis yang berpikiran gelap mengetahui bahwa Al-Qur'anlah yang mengungkapkan kebenaran mereka kepada masyarakat manusia dan melindungi mereka dari kesesatan.

 

Pemimpin Ansarullah Yaman menekankan: Penghinaan terhadap Al-Qur'an yang mulia adalah bagian dari tindakan-tindakan bermusuhan dan jahat orang-orang Yahudi Zionis dalam konspirasi-konspirasi dan rencana-rencana mereka terhadap umat Muslim. Ia menambahkan: Konspirasi-konspirasi orang-orang Yahudi Zionis terhadap umat Muslim mencakup semua bidang, yang dilakukan melalui perang lunak setan dan perang keras yang biadab. Konspirasi-konspirasi ini dilanjutkan dengan judul-judul seperti menciptakan Israel Raya dan mencegah penyebaran cahaya Islam di negara-negara lain.

 

Pemimpin Ansarullah Yaman mengatakan: Bersikap terhadap musuh yang terbuka adalah tanggung jawab agama bagi umat Muslim dan merupakan keharusan untuk menangkal kejahatan terbuka yang merupakan bahaya bagi umat. Diamnya dunia Islam terhadap penghinaan terhadap tempat-tempat suci adalah kelalaian dan dosa besar dengan konsekuensi-konsekuensi berbahaya.

 

Ia menegaskan: Jika negara-negara Islam mengambil sikap resmi dan serius seperti boikot politik dan ekonomi, mereka dapat menekan Amerika dan Barat yang kafir untuk menghentikan penghinaan terhadap Al-Qur'an yang mulia.

 

Badruddin mengatakan: Jika bangsa-bangsa Muslim mengaktifkan boikot ekonomi terhadap barang-barang Amerika dan negara-negara pendukung penghinaan terhadap Al-Qur'an, mereka akan membuat mereka berlutut dan memaksa mereka untuk menghentikan tindakan ini.

 

Pemimpin Ansarullah menekankan: Rakyat Yaman telah mengibarkan panji jihad di jalan Allah dan permusuhan terhadap musuh-musuh Allah, musuh-musuh kemanusiaan, para pemimpin kekafiran, dan dengan keteguhan serta tawakal kepada Allah, mereka melanjutkan jalan mereka, dan pernyataan Persatuan Ulama Yaman telah mencerminkan sikap imani mereka. (MF)