Konferensi Nasional Arab: Musuh Gagal Hancurkan Perlawanan dengan Teror
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i197638-konferensi_nasional_arab_musuh_gagal_hancurkan_perlawanan_dengan_teror
Pars Today – Konferensi Nasional Arab dalam sebuah pesan kepada Sheikh Naim Qassem, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, seraya mengenang kenangan para syuhada Sayid Hassan Nasrullah dan Sayid Hashem Safieddine, menekankan bahwa rezim Zionis dengan membunuh para pemimpin dan komandan besar perlawanan, tidak hanya tidak mencapai tujuannya untuk melemahkan arus ini, melainkan darah-darah ini justru menerangi jalan perjuangan dengan lebih jelas.
(last modified 2026-09-28T14:10:45+00:00 )
Sep 28, 2026 21:08 Asia/Jakarta
  • Syahid Sayid Hasan Nasrullah
    Syahid Sayid Hasan Nasrullah

Pars Today – Konferensi Nasional Arab dalam sebuah pesan kepada Sheikh Naim Qassem, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, seraya mengenang kenangan para syuhada Sayid Hassan Nasrullah dan Sayid Hashem Safieddine, menekankan bahwa rezim Zionis dengan membunuh para pemimpin dan komandan besar perlawanan, tidak hanya tidak mencapai tujuannya untuk melemahkan arus ini, melainkan darah-darah ini justru menerangi jalan perjuangan dengan lebih jelas.

Menurut laporan IRNA Senin (28/9) yang dikutip dari Al-Mayadeen, Partai Konferensi Nasional Arab dalam pesan ini menegaskan bahwa musuh Zionis dalam khayalan sia-sia mengira bahwa dengan membunuh dan menyyahidkan para komandan besar, akan mampu melumpuhkan dan menghancurkan arus perlawanan.

 

Partai ini dalam kelanjutan pernyataannya dengan menekankan dinamika dan kelanjutan jalan perlawanan, menyatakan: "Bangsa-bangsa besar, tidak hanya mengenang para syuhada pahlawan mereka sebagai kenangan; melainkan menganggap mereka sebagai obor yang menjaga jalan perlawanan tetap terang bagi generasi mendatang."

 

Sayid Hassan Nasrullah pada malam 27 September 2024 (6 Mehr 1404) gugur sebagai syahid dalam serangan udara rezim Zionis ke Dahiyeh selatan Beirut. Pembunuhan ini terjadi sementara konflik antara Hizbullah dan rezim Zionis di front utara wilayah-wilayah pendudukan telah meningkat.

 

Pembunuhan Sayid Hassan Nasrullah terjadi dalam kondisi di mana Hizbullah sebelumnya juga telah menyaksikan pembunuhan sejumlah pemimpinnya, termasuk Sayid Abbas Musawi dan Imad Mughniyeh, dan kelompok-kelompok perlawanan Lebanon serta Palestina setelah kehilangan para pemimpin dan komandan mereka, tetap melanjutkan aktivitasnya.

 

Kelompok-kelompok Palestina dan sejumlah arus Arab serta Islam, menyampaikan belasungkawa atas kesyahidan Sayid Hassan Nasrullah.

 

Gerakan Hamas dengan mengeluarkan pernyataan seraya menyampaikan belasungkawa atas kesyahidan Sayid Hassan Nasrullah, memuji perannya dalam mendukung bangsa Palestina dan perlawanan serta mendukung front Lebanon selama perang Gaza.

 

Gerakan Jihad Islam Palestina juga menyampaikan belasungkawa atas kesyahidan Sekretaris Jenderal Hizbullah dan mengumumkan bahwa syahid Nasrullah gugur sebagai syahid dalam serangan udara rezim Zionis ke markas pusat Hizbullah di Dahiyeh selatan Beirut.

 

Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina juga mengumumkan bahwa pengaruh syahid Nasrullah tidak terbatas pada Lebanon saja dan ia telah menjadi salah satu simbol perlawanan di kawasan dan memberikan dukungan logistik, militer, dan persenjataan kepada kelompok-kelompok perlawanan Palestina.

 

Komite-komite Perlawanan Palestina dan sayap militernya, Brigade Nasser Salah al-Din, juga dalam sebuah pernyataan menggambarkan syahid Nasrullah sebagai salah satu pemimpin perlawanan terkemuka dan menekankan kelanjutan jalan perjuangan untuk kebebasan dan Palestina. (MF)