IRGC: Sayid Perlawanan Hidup; Jalannya Berlanjut di Puncak Kejayaan dan Kewibawaan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i197594-irgc_sayid_perlawanan_hidup_jalannya_berlanjut_di_puncak_kejayaan_dan_kewibawaan
Pars Today - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pernyataan dengan memperingati dua tahun syahidnya Sayid Hassan Nasrallah, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, menilai jalan Sayid Perlawanan abadi dan darah sucinya sebagai sumber mata air kewibawaan yang mengalir dalam tubuh perlawanan serta pengangkatan kehormatan dan kebanggaan Hizbullah dan perlawanan Islam Lebanon.
(last modified 2026-09-28T04:07:38+00:00 )
Sep 28, 2026 14:05 Asia/Jakarta
  • IRGC dan Syahid Sayid Hassan Nasrallah
    IRGC dan Syahid Sayid Hassan Nasrallah

Pars Today - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pernyataan dengan memperingati dua tahun syahidnya Sayid Hassan Nasrallah, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, menilai jalan Sayid Perlawanan abadi dan darah sucinya sebagai sumber mata air kewibawaan yang mengalir dalam tubuh perlawanan serta pengangkatan kehormatan dan kebanggaan Hizbullah dan perlawanan Islam Lebanon.

Melansir IRNA dari Hubungan Masyarakat Umum Korps Garda Revolusi Islam, Senin, 28 September 2026, dalam pernyataan ini disebutkan, "Dua tahun telah berlalu dari hari yang berdarah dan kejahatan keji serta teroris itu, hari ketika tangan kriminal rezim Zionis yang jahat, merenggut Sayid Perlawanan, pembawa panji kebebasan, Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Hassan Nasrallah dari front perlawanan Islam khususnya Hizbullah Lebanon yang heroik, tetapi berbeda dari dugaan dan niat jahat musuh, pancaran darah sucinya bukan hanya tidak padam, melainkan berubah menjadi mata air yang mengalir dari kewibawaan dan pertumbuhan dalam tubuh perlawanan dan menjadi abadi."

Pernyataan ini menambahkan, "Sayid Hassan Nasrallah bukan hanya seorang pemimpin, ia adalah arsitek strategis perlawanan modern, ahli strategi medan dan diplomasi, serta simbol nyata ikatan tak terpisahkan bangsa-bangsa perlawanan kawasan. Ia dengan meneladani tuan dan panutannya Syahid Imam Khamenei (semoga Allah mensucikan jiwanya) meningkatkan perlawanan dari sebuah taktik menjadi sebuah sistem pemikiran, identitas, dan peradaban dan membuktikan bahwa perlawanan bukanlah reaksi, melainkan pilihan strategis dan gaya hidup yang penuh kehormatan dan pembangun kekuatan."

Pernyataan ini dalam lanjutannya dengan merujuk pada fakta bahwa Sayid yang mulia dan pemberani perlawanan berada di puncak keberanian, kejujuran, kefasihan, dan keteguhan yang tak tertandingi, perkataannya mengguncang gunung dan menerangi hati, disebutkan, "Pengaruh Syahid Sayid Hassan Nasrallah bersifat lintas kawasan, dan sinarnya dari Lebanon dan Palestina hingga Yaman, Irak, Suriah dan lebih jauh lagi, telah berubah menjadi suara nurani umat Islam yang terbangun."

Pernyataan ini menegaskan, "Syahid Nasrallah meyakini bahwa perlawanan adalah satu front tunggal dan kemenangan di setiap titik front ini adalah kemenangan bagi semua."

Pernyataan ini menambahkan, "Tanpa keraguan, masa kepemimpinan Syahid yang mulia Sayid Hassan Nasrallah adalah periode paling cemerlang dan paling penuh kehormatan dalam sejarah Lebanon tercinta dan kedudukannya yang istimewa dalam sejarah kontemporer kawasan, tak tertandingi dan abadi, dan namanya dalam sistem pemikiran perlawanan, akan selalu dikenal sebagai ahli strategi dan teoretisi yang membawa perlawanan dari pinggiran ke pusat dan mengubahnya menjadi wacana dominan dalam persamaan kawasan dan hingga saat syahidnya, menegakkan persamaan deterensi setara dengan rezim Zionis dan meruntuhkan mitos ketidakterkalahannya untuk selamanya."

Dalam lanjutan pernyataan ditekankan, "Tanpa keraguan, jalan Syahid Sayid Hassan Nasrallah oleh perlawanan Islam Lebanon dan para pejuang Hizbullah di bawah kepemimpinan penggantinya yang saleh Hujjatul Islam wal Muslimin Syekh Naim Qassem akan berlanjut di puncak kejayaan kehormatan dan kewibawaan, sebagaimana perlawanan yang tak tertandingi di selatan dan kepahlawanan serta epik-epik bersejarah di Ali Al-Tahir mempercepat proses migrasi balik dan menjanjikan keruntuhan rezim Zionis yang sudah dekat."

Pernyataan ini mencatat, "Hari ini, front perlawanan di seluruh kawasan, khususnya sejak terjadinya Perang Paksa 12 Hari dan 40 Hari Amerika teroris dan rezim Zionis palsu terhadap Republik Islam Iran telah menunjukkan bahwa ia adalah simbol kehormatan, kebebasan, dan keteguhan anti-dominasi dan anti-pendudukan."

Korps Garda Revolusi Islam di akhir pernyataan ini sambil memperbarui ikrar dengan dua Imam Agung dan Syahid Revolusi serta memuliakan cita-cita luhur para syuhadaFfront Perlawanan khususnya Syahid "Sayid Hassan Nasrallah" dan "Mayor Jenderal Abbas Nilforoushan", menggambarkan penguasaan, pengawasan, dan pengelolaan Front Perlawanan oleh para pejuang Islam yang gagah atas selat strategis "Hormuz di tengah pertempuran peradaban dan eksistensial hari ini sebagai pencapaian iman dan keyakinan pada pertolongan Ilahi dan menegaskan, "Sekali lagi dengan suara lantang dan di puncak keteguhan dan kewibawaan kami menyatakan; dukungan terhadap Front Perlawanan, pembelaan hak-hak kaum tertindas dan keteguhan hingga pembebasan penuh Quds mulia, adalah misi abadi, nasional, dan kemanusiaan IRGC yang perkasa, populis, dan revolusioner serta angkatan bersenjata negara lainnya dan dengan karunia Ilahi di bawah bimbingan Komando Tertinggi Ayatullah Imam Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei dan kepemimpinan medan yang megah dan perkasa bangsa Iran yang terutus serta persatuan semua bidang, konspirasi setan besar Amerika teroris dan anjing rabiesnya rezim pendudukan Zionis serta pendukungnya tidak akan pernah berhasil; pejuang-pejuang Islam akan menentukan masa depan sejarah dan tidak akan mundur selangkah pun hingga kemenangan akhir."(Sail)