Israel Akui Tidak Mampu Cegah Serangan Drone Hizbullah di Lebanon Selatan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i196242-israel_akui_tidak_mampu_cegah_serangan_drone_hizbullah_di_lebanon_selatan
Pars Today - Militer rezim Israel, dalam sebuah pernyataan, mengakui bahwa serangan drone Hizbullah terhadap pasukan rezim terus berlanjut.
(last modified 2026-09-05T04:11:31+00:00 )
Sep 05, 2026 11:09 Asia/Jakarta
  • Drone
    Drone

Pars Today - Militer rezim Israel, dalam sebuah pernyataan, mengakui bahwa serangan drone Hizbullah terhadap pasukan rezim terus berlanjut.

Melaporkan dari IRNA, Sabtu, 05 September 2026, juru bicara militer Israel, beberapa saat yang lalu, merilis pernyataan yang mengakui bahwa serangan Hizbullah di dekat pasukan militer Israel terus berlanjut, dan aktivitas drone gerakan ini terus melibatkan personel militer Israel.

Pengakuan juru bicara militer Israel tentang ketidakmampuan untuk mencegah serangan drone Hizbullah terjadi sementara Menteri Perang Israel, Yisrael Katz, pada Jumat (4/9) malam, mengklaim bahwa militer Israel telah menguasai benteng terakhir Hizbullah di Lebanon selatan.

Menurut pernyataan militer Israel, drone tersebut telah menyusup ke zona penyangga keamanan dan menyerang tentara Israel untuk menargetkan mereka.

Wilayah ini adalah bagian dari wilayah Lebanon di bagian selatan negara itu, di mana militer Israel ditempatkan dengan dalih melawan Hizbullah.

Ini menunjukkan kelanjutan aktivitas pasukan Hizbullah di daerah dekat ketinggian Ali al-Tahir.

Pasukan Hizbullah, dengan menggunakan drone yang dilengkapi dengan serat optik, telah menimbulkan kerugian yang signifikan pada militer rezim Zionis. Drone ini, karena memanfaatkan struktur komunikasi berbasis serat optik, sangat sulit dideteksi dan dicegat.

"Militer Israel secara terbuka mengakui bahwa mereka tidak mampu menghentikan serangan drone Hizbullah di Lebanon selatan, meskipun ada klaim dari Menteri Perang Israel bahwa mereka telah menguasai benteng terakhir Hizbullah. Sebuah drone Hizbullah berhasil menyusup ke zona penyangga keamanan dan menyerang tentara Israel. Hizbullah menggunakan drone yang dilengkapi dengan serat optik, yang sulit dideteksi dan dicegat, dan telah menimbulkan kerugian signifikan pada militer Israel. Pengakuan ini menunjukkan bahwa Hizbullah tetap menjadi ancaman yang efektif dan tangguh di Lebanon selatan, dan bahwa klaim Israel tentang kendali atas daerah tersebut mungkin berlebihan. Ini juga menunjukkan bahwa Hizbullah memiliki kemampuan untuk menyerang pasukan Israel meskipun ada kehadiran militer Israel yang kuat di daerah tersebut."(Sail)