Media Zionis: Arab Saudi dalam Tekanan Yaman yang Terjadi Sebelumnya
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i196770-media_zionis_arab_saudi_dalam_tekanan_yaman_yang_terjadi_sebelumnya
Surat kabar Zionis “Yisrael Hayom” menulis bahwa Arab Saudi berada dalam posisi sulit yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengingat ancaman secara bersamaan terhadap Selat Hormuz di timur, Selat Bab al-Mandab di selatan, dan jalur darat menuju Laut Merah, yang semuanya merupakan jalur vital bagi ekspor minyak negara tersebut.
(last modified 2026-09-14T08:48:37+00:00 )
Sep 14, 2026 15:43 Asia/Jakarta
  • Media Zionis: Arab Saudi dalam Tekanan Yaman yang Terjadi Sebelumnya

Surat kabar Zionis “Yisrael Hayom” menulis bahwa Arab Saudi berada dalam posisi sulit yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengingat ancaman secara bersamaan terhadap Selat Hormuz di timur, Selat Bab al-Mandab di selatan, dan jalur darat menuju Laut Merah, yang semuanya merupakan jalur vital bagi ekspor minyak negara tersebut.

Menurut Pars Today, mengutip IRNA, surat kabar Yisrael Hayom menyatakan bahwa tekanan terhadap Riyadh meningkat setelah Washington menolak permintaan Arab Saudi untuk membantu menghadapi Ansarullah Yaman dan menghentikan kemajuan mereka di kawasan Bab al-Mandab.

Menurut surat kabar Zionis tersebut, “Donald Trump”, Presiden Amerika Serikat, tidak menanggapi permintaan Arab Saudi untuk melakukan intervensi militer langsung di Yaman.

Menurut laporan Yisrael Hayom, situasi ini telah mendorong negara-negara pesisir Teluk Persia untuk mencari opsi-opsi alternatif.

Surat kabar tersebut menyebutkan bahwa pertemuan yang akan segera berlangsung antara para menteri luar negeri negara-negara pesisir Teluk Persia dan “Abbas Araghchi”, Menteri Luar Negeri Iran, di Oman, berlangsung dalam kerangka tersebut.

Yisrael Hayom menambahkan bahwa upaya Oman dan Iran untuk mencapai kesepakatan sementara mengenai transportasi maritim di Selat Hormuz menunjukkan tekanan yang dihadapi negara-negara Teluk Persia.