Tenis Dunia Riyadh Ditunda; Bayang-Bayang Perang di Arab Saudi
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i198690-tenis_dunia_riyadh_ditunda_bayang_bayang_perang_di_arab_saudi
Pars Today - Setelah respons Yaman terhadap serangan-serangan Arab Saudi dan meningkatnya kekhawatiran keamanan, penyelenggaraan turnamen tenis dunia di Riyadh ditunda dari Oktober ke Desember dan kemungkinan penundaan satu tahun Piala Asia 2027 juga diajukan.
(last modified 2026-10-15T12:20:14+00:00 )
Okt 15, 2026 19:17 Asia/Jakarta
  • Riyadh
    Riyadh

Pars Today - Setelah respons Yaman terhadap serangan-serangan Arab Saudi dan meningkatnya kekhawatiran keamanan, penyelenggaraan turnamen tenis dunia di Riyadh ditunda dari Oktober ke Desember dan kemungkinan penundaan satu tahun Piala Asia 2027 juga diajukan.

Menurut laporan Pars Today yang dikutip dari IRNA, turnamen tenis yang seharusnya diselenggarakan dari 21 hingga 24 Oktober 2026 (29 Mehr hingga 2 Aban 1405) di Riyadh, telah ditunda dan tanggal baru penyelenggaraannya diumumkan yaitu 27 hingga 30 Desember 2026 (6 hingga 9 Dey).

 

Keputusan ini diambil setelah respons terbaru Yaman terhadap serangan-serangan Arab Saudi dan menyusul kekhawatiran keamanan.

 

Dalam salah satu serangan ini yang tanggung jawabnya diklaim oleh pasukan bersenjata Yaman, Bandara Internasional Riyadh menjadi sasaran dan puluhan orang tewas atau terluka.

 

Berdasarkan laporan Reuters, penyelenggara mengumumkan bahwa keputusan ini diambil setelah mengkaji tantangan-tantangan organisasi dan logistik serta potensi dampaknya terhadap kualitas pengalaman penonton.

 

Dalam kaitan ini, situs web Arab Saudi "Saudi Sport" dalam laporan terbarunya, melaporkan tentang kemungkinan penundaan satu tahun Piala Asia 2027 karena kelanjutan ketidakamanan di Arab Saudi.

 

Berdasarkan laporan ini, jika konflik berlanjut dan kekhawatiran keamanan tidak terselesaikan, penyelenggaraan kompetisi ini mungkin ditunda dari tahun 2027 ke tahun 2028.

 

Situs web Saudi Sport menekankan bahwa penundaan satu tahun turnamen, dalam kondisi saat ini dianggap sebagai salah satu skenario yang mungkin; namun demikian Konfederasi Sepak Bola Asia hingga saat ini belum mengumumkan posisi resminya tentang kemungkinan perubahan waktu penyelenggaraan kompetisi ini.

 

Publikasi Guardian juga dalam menanggapi kondisi yang ada di Asia Barat dan konflik Arab Saudi-Yaman dalam sebuah berita mengklaim bahwa para pejabat Konfederasi Sepak Bola Asia berupaya agar jika pihak Saudi tidak dapat menyelenggarakan Piala Asia dengan aman, kompetisi ini diselenggarakan dengan tuan rumah Australia. (MF)