Korban Luka Serangan Saudi ke Dhamar, Yaman Bertambah
-
Serangan Arab Saudi ke Yaman
Pars Today - Sumber-sumber berita Yaman mengabarkan meningkatnya jumlah korban luka akibat bombardir jet-jet tempur Arab Saudi terhadap Kecamatan Dhuwran Anas di Provinsi Dhamar.
Menurut laporan IRNA, Sabtu, 17 Oktober 2026, jaringan Al-Masirah Yaman menambahkan, "Menyusul serangan ini yang dilakukan dengan bom klaster, tiga anak syahid dan sedikitnya 17 warga sipil, termasuk tujuh anak dan tiga perempuan yang salah satunya hamil, terluka."
Al-Masirah menambahkan, "Salah seorang perempuan yang terluka akibat bombardir Arab Saudi terhadap rumah-rumah warga sipil di Desa Al-Ar dan Barza di Qa' Al-Haql dengan menggunakan bom klaster terlarang, mengalami keguguran."
Berdasarkan laporan ini, dalam bombardir tersebut, tiga rumah mengalami kerusakan, satu sistem tenaga surya di sebuah ladang hancur, dan sejumlah ternak mati atau terluka.
Sebelumnya sumber-sumber berita Yaman mengabarkan bombardir Provinsi Dhamar Yaman dengan menggunakan senjata terlarang oleh jet-jet tempur Arab Saudi serta syahidnya tiga orang dan terlukanya tujuh orang lainnya.
Dalam berita lain, kantor berita Saba mengumumkan bahwa jet-jet tempur Arab Saudi menjadikan bagian Marran di barat daya Provinsi Saada yang terletak di Yaman utara sebagai sasaran serangan udara.
Arab Saudi pada tahun 2015 setelah serangan militer ke Yaman melakukan blokade darat, udara, dan laut terhadap negara miskin itu, dan Amerika Serikat pada Oktober 2016 bergabung dengan blokade ini lalu mengklaim telah mundur dari keputusan tersebut.
Sanaa pada 5 Juli 2026, memutuskan untuk mematahkan blokade ini dan setelah itu Arab Saudi melakukan bombardir terhadap Bandara Sanaa yang menghadapi balasan tegas angkatan bersenjata, dan selanjutnya dengan melakukan operasi-operasi, sambil memukul mundur milisi Yaman yang didukung Arab Saudi, mereka berhasil memperoleh kemenangan besar termasuk menguasai kota pelabuhan dan bersejarah "Al-Mokha" serta wilayah penting, strategis, dan pesisir Kahboub di selatan negara itu.
"Sumber berita Yaman mengabarkan meningkatnya korban luka akibat bombardir jet tempur Arab Saudi terhadap Kecamatan Dhuwran Anas, Provinsi Dhamar. Al-Masirah melaporkan serangan dengan bom klaster menyebabkan tiga anak syahid dan sedikitnya 17 warga sipil terluka, termasuk tujuh anak dan tiga perempuan yang salah satunya hamil. Seorang perempuan terluka mengalami keguguran akibat bombardir rumah warga di Desa Al-Ar dan Barza dengan bom klaster terlarang."(Sail)