Ansarullah: Saudi Melakukan Kejahatan atas Nama Islam
Pemimpin Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah mengatakan, perilaku Arab Saudi di kawasan adalah munafik.
"Sejumlah negara seperti Arab Saudi, yang hari ini melakukan kejahatan dan kemunafikan atas nama agama dan Islam, sedang merusak umat Islam," kata Abdul Malik al-Houthi di Sanaa, ibukota Yaman, Rabu (26/10/2016) seperti dilansir al-Ahed Lebanon.
Ia menambahkan, apa yang dilakukan rezim Al Saud adalah gerakan munafik dalam Islam, sebab, Arab Saudi dengan sarana uang dan kekayaan menebarkan pengaruhnya ke negara-negara lain untuk merusak perdamaian dan stabilitas di negara-negara itu.
"Amerika Serikat memberi lampu hijau kepada Arab Saudi untuk menyulut fitnah di setiap negara yang diinginkan mereka, di mana agresi Arab Saudi ke Yaman juga dalam konteks ini," jelasnya.
Pemimpin Ansarullah menegaskan, Arab Saudi di bawah kebungkaman lembaga-lembaga dan masyarakat internasional membunuh warga Yaman yang berada di rumah, masjid dan sekolah dan tidak takut dengan kejahatan-kejahatannya.
Agresi militer Arab Saudi ke Yaman selama 18 bulan terakhir telah menyebabkan sedikitnya 10.500 orang tewas, di mana 2.400 orang di antaranya adalah anak-anak dan lebih dari 1.700 lainya adalah perempuan.
Invasi militer koalisi pimpinan Arab Saudi yang dimulai pada 26 Maret 2015 itu dilakukan setelah mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat. Serangan ini juga telah meluluhlantakkan infrastruktur penting Yaman seperti sekolah, rumah sakit, bandara, pelabuhan, pabrik, masjid dan berbagai fasilitas umum lainnya. (RA