Dekat dengan Barat, Saudi Bebas Lakukan Kejahatan di Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i24571-dekat_dengan_barat_saudi_bebas_lakukan_kejahatan_di_yaman
Mantan Kepala Urusan Kesehatan Yaman di UNHCR, Judith Brown mengkritik ketidakpedulian masyarakat internasional terhadap kejahatan Arab Saudi di Yaman.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 31, 2016 12:19 Asia/Jakarta
  • Dekat dengan Barat, Saudi Bebas Lakukan Kejahatan di Yaman

Mantan Kepala Urusan Kesehatan Yaman di UNHCR, Judith Brown mengkritik ketidakpedulian masyarakat internasional terhadap kejahatan Arab Saudi di Yaman.

"Sayangnya masyarakat internasional tidak prihatin dengan pembantaian warga sipil dan kondisi tragis rakyat Yaman. Saudi merasa kebal dalam melanjutkan kejahatannya," kata Brown dalam wawancaranya dengan Press TV, Minggu (30/10/2016).

Ia juga mengkritik pendekatan media-media Inggris dalam memberitakan agresi di Yaman, dan menuturkan bahwa mereka sama sekali tidak memuat berita pembantaian warga Yaman di halaman utama dan kebanyakan dimuat di halaman belakang.

Menurut Brown, salah satu alasan pendekatan seperti ini karena penjualan senjata oleh pemerintah Inggris kepada Arab Saudi.

"Perusahaan-perusahaan senjata Inggris memperoleh keuntungan besar dari penjualan senjata ke Saudi. Jadi berlanjutnya perang Yaman akan menguntungkan industri persenjataan Inggris," ujarnya.

Saudi, kata mantan pejabat PBB ini, dengan petro dolarnya telah membentuk lobi-lobi yang kuat di ibukota negara-negara Barat termasuk London dan Washington sehingga bisa membeli suara mereka untuk kepentingannya.

"Untuk itu, Barat sama sekali tidak punya agenda untuk mengecam serangan terhadap warga sipil Yaman oleh koalisi pimpinan Saudi," jelasnya.

Brown menganggap keanggotaan Saudi di Dewan HAM PBB dan keputusan abstain Partai Buruh Inggris terhadap voting larangan penjualan senjata ke Riyadh, sebagai salah satu pemicu berlanjutnya kejahatan rezim Al Saud di Yaman.

"Hal ini menambah rasa percaya diri Saudi untuk melakukan kejahatan yang lebih besar dan mereka sekarang benar-benar menikmati kekebalan untuk melanjutkan kejahatannya," pungkasnya. (RM)