Saudi Langgar Gencatan Senjata di Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i26185-saudi_langgar_gencatan_senjata_di_yaman
Arab Saudi kembali melanggar gencatan yang telah dicapai di Yaman.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Nov 19, 2016 23:34 Asia/Jakarta
  • Saudi Langgar Gencatan Senjata di Yaman

Arab Saudi kembali melanggar gencatan yang telah dicapai di Yaman.

Setelah dimulainya penerapan gencatan senjata 48 jam di Yaman, Arab Saudi melanggar kesepakatan tersebut dengan membombardir berbagai wilayah di Yaman.

Jet-jet tempur Arab Saudi setidaknya sebanyak tujuh kali menyerang provinsi Taiz, di wilayah selatan Yaman.

Selain itu, pesawat tempur rezim Al Saud membombardir distrik Zabab di provinsi Sanaa yang menyebabkan setidaknya satu orang warga sipil tewas, dan sejumlah lainnya cidera.

Provinsi Hajjah juga tidak luput dari target serangan agresi militer udara Arab Saudi.

Sesuai prakarsa PBB dan tanpa pernyataan kesepakatan pihak Abd Rabbuh Mansur Hadi, gencatan senjata di Yaman mulai diterapkan sejak hari Kamis (17/11).

Tapi kemudian, Arab Saudi mengklaim, atas pernyataan tertulis Abd Rabbuh Mansur Hadi kepada raja Arab Saudi akhirnya disepakati gencatan senjata 48 jam sejak Sabtu siang (19/11).

Oleh karena itu, Arab Saudi secara resmi mulai menjalankan gencatan senjata selama 48 jam mulai hari Sabtu siang waktu Sanaa.

Sementara itu, sejumlah media melaporkan meningkatnya angka kemiskinan dan kelaparan di Yaman.

Laporan organisasi internasional menunjukkan lebih dari 21 juta orang Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Sejak Maret 2015 lalu, Arab Saudi memimpin koalisi Arab dengan lampu hijau AS untuk melancarkan agresi militer di Yaman demi mengembalikan Abd Rabbuh Mansur Hadi menempati jabatan presiden meskipun mayoritas rakyat Yaman tidak menghendakinya.

Berdasarkan laporan PBB, agresi militer Saudi di Yaman setidaknya menewaskan 10.000 orang. Selain itu, infrastruktur negara ini porak-poranda, termasuk layanan kesehatan dan pendidikan.