Jaish al-Fatah Mengaku Bertanggung Jawab atas Teror Dubes Rusia
Kelompok teroris Takfiri Jaish al-Fatah di Suriah mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap Duta Besar Rusia untuk Turki.
Seperti dilansir Mehr News, Jaish al-Fatah dalam sebuah pernyataan, mengklaim bahwa teror terhadap Andrey G. Karlov merupakan tindakan balas dendam atas kekalahan mereka di Aleppo.
Militer Suriah berhasil membebaskan secara penuh kota Aleppo dari pendudukan kelompok-kelompok teroris pada Selasa malam, 13 Desember 2016.
Karlov yang sejak tahun 2013 menjalankan tugasnya di Turki ditembak mati saat menyampaikan pidato pada pembukaan pameran foto dengan tema "Rusia dalam Pandangan Masyarakat Turki" di Ankara pada Senin.
Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengidentifikasi pelaku penembakan sebagai Mevlut Mert Altintas, 22 tahun, yang telah bekerja sebagai polisi antihuru-hara selama 2,5 tahun. (RA)