Koalisi AS Hancurkan Jembatan Mosul, Warga Terkepung Daesh
Jet-jet tempur koalisi pimpinan Amerika Serikat dalam serangannya ke kota Mosul menghancurkan satu-satunya jembatan yang tersisa di atas sungai Tigris yang menghubungkan bagian Barat dan Timur kota itu.
Press TV (28/12) melaporkan, warga kota Mosul, Rabu (28/12) mengatakan, jembatan terakhir yang menghubungkan bagian Barat dan Timur kota Mosul hancur akibat serangan jet-jet tempur koalisi pimpinan Amerika.
Abu Ali, salah satu warga Mosul menuturkan, serangan udara Amerika membelah jadi dua jembatan ini dan sekarang sudah tidak mungkin bisa dilewati lagi.
Dengan hancurnya jembatan di atas sungai Tigris itu, maka tidak ada jalan lain bagi warga Mosul untuk lari dari wilayah-wilayah yang diduduki kelompok teroris Daesh kecuali dengan menggunakan perahu.
Koalisi pimpinan Amerika mengkonfirmasi penghancuran jembatan tersebut.
Koalisi yang mengklaim menyerang Daesh itu mengakui, sebuah jembatan lain juga dihancurkan pada hari Senin lalu.
Pembunuhan pelajar sekolah di kota Mosul, Irak, dan serangan terhadap acara pemakaman di wilayah Daquq, Kirkuk, Irak yang menewaskan 15 perempuan dan melukai 50 perempuan lainnya, di antara sekian banyak hasil serangan koalisi pimpinan Amerika di Irak yang selalu didiamkan oleh PBB.
Koalisi anti-Daesh pimpinan Amerika, dengan dalih memerangi terorisme sejak September 2014 melancarkan serangan udara di Irak dan Suriah. (HS)