Koalisi Pimpinan AS Tambah Kekuatan di Mosul
Koalisi militer anti-Daesh pimpinan AS mengatakan pihaknya telah menambah jumlah tentara koalisi di Mosul, Irak sebanyak 450 orang.
"Kami menambah jumlah tentara koalisi untuk membantu pasukan Irak pada tahap kedua operasi pembebasan Mosul dari pendudukan Daesh," kata juru bicara koalisi, Kolonel John Dorrian dalam konferensi pers di Baghdad, Rabu (4/1/2017) seperti dikutip IRNA.
Dorrian mengklaim bahwa bantuan itu merupakan bagian dari serangkaian langkah-langkah yang diambil untuk "mempercepat kemajuan pasukan Irak."
Klaim itu disampaikan ketika pasukan koalisi anti-Daesh pimpinan AS sudah berkali-kali menyerang posisi pasukan keamanan Irak di Mosul dan daerah lain sehingga operasi berjalan lambat.
Sekitar satu bulan lalu, hampir 90 tentara Irak tewas dan 100 lainnya terluka dalam serangan jet-jet tempur Amerika ke posisi pasukan Irak di dekat Mosul. Sebagian besar peralatan tempur pasukan Irak hancur dalam serangan itu.
Jet-jet tempur Amerika juga pernah menyerang posisi tentara Irak di kota al-Ramadi di barat negara itu.
Armada tempur AS telah melakukan serangan udara yang diklaim untuk melawan Daesh di Irak sejak Agustus 2014. Beberapa negara Barat juga berpartisipasi dalam sejumlah serangan.
Kelompok teroris Daesh merupakan bagian dari militan yang awalnya dilatih oleh CIA di Yordania pada tahun 2012 untuk menggulingkan pemerintah Suriah. (RM)