75 Persen Timur Mosul Bebas dari Pendudukan Daesh
Komandan Operasi Pembebasan Nineveh bersandi "Kami datang ke Nineveh" mengabarkan bahwa 75 persen timur kota Mosul telah berhasil dibebaskan dari pendudukan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) dan pembersihan penuh daerah ini dari keberadaan teroris akan selesai dalam beberapa hari mendatang.
"Pasukan Organisasi Kontra-Terorisme Irak telah sepenuhnya membebaskan daerah di bagian timur Mosul dan mengibarkan bendera Irak di gedung-gedung daerah ini," kata Letnan Jenderal Abdul Amir Yarallah, Senin (9/1/2017).
Di sisi lain, kelompok teroris Daesh melanjutkan kejahatannya dengan membakar fakultas kedokteran (gigi), sastra dan pendidikan Universitas Mosul.
Operasi pembebasan kota Mosul dimulai pada Senin diri hari, 17 Oktober 2016 atas instruksi Haider al-Abadi, Perdana Menteri Irak yang sekaligus sebagai Panglima Angkatan Bersenjata negara ini.
Sekitar 60.000 pasukan militer dan polisi Irak bersama dengan pasukan relawan dan Peshmerga Kurdi berpartisipasi dalam operasi ini.
Daesh menyerang dan menduduki kota Mosul –kota terbesar kedua Irak– di pusat Provinsi Nineveh pada tanggal 10 Juni 2014. (RA)