Kunjungan PM Turki ke Medan Perang di Irak, Provokatif
-
Abdul Rahman Al Luwaizi
Anggota Parlemen Irak dari Provinsi Ninawa menilai kunjungan Perdana Menteri Turki ke medan pertempuran melawan kelompok teroris Daesh di Irak, sebagai sebuah langkah provokatif.
Abdul Rahman Al Luwaizi, anggota Parlemen Irak dari Provinsi Ninawa, Senin (9/1) dalam wawancara dengan kantor berita Al Maluma mengatakan, kunjungan Binali Yildirim, PM Turki ke beberapa medan pertempuran melawan Daesh di Irak, adalah intervensi terang-terangan terhadap urusan dalam negeri Baghdad.
Sebelumnya, Hoshyar Abdullah, salah satu anggota Komisi Keamanan dan Pertahanan Parlemen Irak memperingatkan soal kepercayaan Baghdad terhadap Ankara.
Ia menuturkan, berlanjutnya kehadiran pasukan Turki di wilayah Irak meski mendapat protes resmi dari pemerintah dan rakyat negara ini, membuktikan tidak adanya ketulusan niat dari Turki.
PM Turki, Sabtu lalu memimpin sebuah delegasi politik dan ekonomi tingkat tinggi, tiba di Baghdad dan bertemu dengan sejumlah pejabat senior Irak untuk membicarakan hubungan bilateral kedua negara.
Turki pada akhir tahun 2015 menempatkan ratusan tentaranya di pangkalan Bashiqa, Mosul, pusat Provinsi Ninawa, Utara Irak dengan dalih untuk melatih pasukan Peshmerga, Kurdi dan memerangi para teroris.Langkah itu dinilai telah memicu ketegangan dua negara. (HS)