PM Irak: Garis Pertahanan Teroris Daesh di Mosul Runtuh
Perdana Menteri Irak mengatakan, kami sedang menyaksikan keruntuhan luas garis pertahanan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) di kota Mosul.
"Daesh berusaha menebus kekalahan-kekalahannya di kota Mosul dengan melancarkan serangan teror terhadap warga sipil," kata Haider al-Abadi seperti dilansir IRIB, Selasa (10/1/2017).
Ia menambahkan, teroris Daesh sampai April 2017akan terusir dari Irak.
PM Irak juga menyinggung penarikan pasukan Turki dari negaranya. Menurutnya, ia telah mengatakan kepada Binali Yildirim, PM Turki bahwa hubungan Baghdad dan Ankara tidak akan maju selangkah pun tanpa penarikan pasukan Turki dari pangkalan Bashiqa.
Sejak awal bulan Desember 2015, Turki telah mengerahkan ratusan pasukan ke wilayah Bashiqa, dekat Mosul di Provinsi Nineveh, Irak dengan dalih melatih pasukan Peshmerga untuk melawan teroris Daesh.
Pemerintah dan pejabat Irak berkali-kali meminta Turki agar menarik keluar pasukannya dari Irak, tapi para pejabat Ankara tidak menggubris permintaan itu, bahkan bersikeras agar pasukan militernya tetap berada di Irak dengan alasan memerangi terorisme. (RA)