Dihadang Pasukan Yaman, 37 Tentara Bayaran Saudi Tewas
Militer dan pasukan relawan rakyat Yaman berhasil menggagalkan kemajuan operasi pasukan bayaran Arab Saudi di Provinsi Shabwah, selatan negara ini.
Seperti dilansir jaringan televisi al-Masirah mengutip sumber-sumber militer Yaman, pasukan bayaran Arab Saudi pada Senin (16/1/2017) berusaha bergerak ke arah distrik Usaylan di selatan Provinsi Shabwah, namun berhasil dicegah oleh pasukan Yaman.
Penggagalan operasi tersebut telah menyebabkan 37 tentara bayaran rezim Al Saud tewas dan 23 lainnya terluka.
Kegagalan operasi itu juga telah menimbulkan perselisihan di antara pasukan bayaran Arab Saudi.
Pasukan Yaman pada Senin sore juga berhasil menghancurkan sebuah mobil pengangkut personel pasukan Arab Saudi.
Sementara itu, jet-jet tempur militer Arab Saudi membombardir sebuah distrik di kota Dhubab, selatan Provinsi Taiz. Serangan ini melukai beberapa warga sipil dan menimbulkan kerugian materi terhadap kawasan penduduk.
Di sisi lain, televisi Alalam melaporkan bahwa militer Yaman berhasil menarget kapal perang pasukan agresor Arab Saudi di kawasan pantai al-Mokha di Taiz, namun belum ada laporan mengenai kerugian akibat serangan tersebut.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman yang memperoleh lampu hijau dari AS dimulai sejak tanggal 26 Maret 2015.
Menurut Pusat HAM Yaman, invasi militer ini telah merenggut nyawa lebih dari 11.400 warga Yaman dan melukai sedikitnya 19.340 lainnya.
Dana PBB untuk anak-anak (UNICEF) menyebutkan, agresi militer Arab Saudi ke Yaman telah merenggut nyawa 1.400 anak Yaman dan melukai lebih dari 2.140 lainnya.
Infrastruktur penting Yaman seperti rumah sakit, sekolah, bandara, pelabuhan, pabrik dan fasilitas publik lainnya juga luluh lantak akibat agresi tersebut. (RA)