Yaman Bantah Tuduhan AS Soal Hubungan dengan Iran
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i32261-yaman_bantah_tuduhan_as_soal_hubungan_dengan_iran
Kementerian Luar Negeri pemerintahan penyelamat nasional Yaman mengecam upaya Amerika Serikat untuk menghubungkan agresi militer Arab Saudi ke Yaman dengan konflik Washington-Riyadh dengan Iran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 03, 2017 11:44 Asia/Jakarta
  • Yaman Bantah Tuduhan AS Soal Hubungan dengan Iran

Kementerian Luar Negeri pemerintahan penyelamat nasional Yaman mengecam upaya Amerika Serikat untuk menghubungkan agresi militer Arab Saudi ke Yaman dengan konflik Washington-Riyadh dengan Iran.

IRNA (3/2) melaporkan, sebuah sumber di Kemenlu Yaman dalam statemennya yang dipublikasikan oleh kantor berita resmi negara itu, Saba, mereaksi pernyataan Gedung Putih dan pejabat-pejabat Amerika terkait uji coba rudal terbaru Iran dan kaitannya dengan serangan rudal ke salah satu kapal perang Saudi di pesisir pantai Yaman.

"Tujuan pernyataan keliru itu adalah untuk menghubungkan pertahanan Yaman atas wilayah-wilayah pesisir pantai dan daratnya, dengan konflik Amerika dan Iran," ujarnya.

Kemenlu Yaman menyebut segala upaya untuk mengaitkan perlawanan negara itu dalam menghadapi agresi militer Saudi dan pasukan bayarannya, dengan Iran adalah penipuan politik tidak cerdas.

Manuver tersebut, katanya, adalah dalih untuk melancarkan intervensi internasional di Laut Merah dan wilayah Yaman.

Kemenlu Yaman menganggap segala upaya pemaksaan solusi militer atau intervensi dalam urusan internal Yaman dan dijalankannya proyek-proyek rahasia di kawasan, pasti gagal.

Unit Angkatan Laut militer dan komite rakyat Yaman, Senin lalu menghancurkan sebuah kapal perang militer Saudi di dekat pelabuhan Al Hudayda di Barat Yaman.

Dalam serangan militer Saudi ke Yaman yang sudah berlangsung 22 bulan, jet-jet tempur Riyadh dan Uni Emirat Arab membombardir kota-kota Yaman. Serangan itu menewaskan dan melukai ribuan warga sipil tidak bersalah.

Saudi didukung Barat dan beberapa negara Arab sejak 26 Maret 2015 melancarkan agresi militer luas ke Yaman dengan maksud mengembalikan kekuasaan Abd Rabbuh Mansour Hadi, Presiden terguling negara itu. (HS)