Assad: Aliansi Anti-Daesh Hanya Aliansi Ilusif
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i32525-assad_aliansi_anti_daesh_hanya_aliansi_ilusif
Presiden Suriah Bashar Al-Assad menolak koalisi anti-Daesh pimpinan AS di Suriah dan menilainya "ilusif," seraya mengatakan bahwa Daesh "justru berkembang" selama operasi koalisi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 07, 2017 16:53 Asia/Jakarta
  • Bashar Al-Assad
    Bashar Al-Assad

Presiden Suriah Bashar Al-Assad menolak koalisi anti-Daesh pimpinan AS di Suriah dan menilainya "ilusif," seraya mengatakan bahwa Daesh "justru berkembang" selama operasi koalisi.

Berbicara di hadapan sekelompok wartawan Belgia, Assad juga meragukan janji Presiden baru AS Donald Trump untuk melawan teroris Daesh, demikian dilaporkan kantor berita Suriah SANA pada Selasa (7/02/2017).

 

"Apa yang kita dengar sebagai pernyataan Trump selama dan setelah kampanyenya itu menjanjikan menyangkut prioritas memerangi teroris, dan terutama Daesh, itulah yang telah kami tuntut selama enam tahun terakhir," katanya.

 

Namun, "Kita harus menunggu, ini masih dini untuk mengharapkan sesuatu yang praktis," tambahnya.

 

Assad juga mengatakan kerjasama AS-Rusia dalam memerangi Daesh, seperti yang disarankan Trump, akan memiliki dampak positif.

 

"Ini bisa menjadi kerjasama antara AS dan Rusia, yang kami pikir akan positif bagi seluruh dunia, termasuk Suriah. Jadi, seperti yang saya katakan, itu masih dini untuk memberikan penilaian."

 

Operasi anti-Daesh AS di negara Arab sudah lama tidak ada, katanya, seraya menambahkan bahwa operasi tersebut ilegal karena dilakukan tanpa persetujuan pemerintah Suriah.

 

"Biarkan saya jujur kepada Anda, ketika Anda berbicara tentang kontribusi dalam operasi melawan Daesh, sebenarnya tidak ada operasi anti-Daesh, itu adalah operasi kosmetik jika Anda ingin berbicara tentang aliansi Amerika anti-Daesh," tutur Assad.

 

Menurutnya, aliansi itu adalah aliansi ilusif, karena Daesh berkembang selama operasi tersebut.

 

Lebih lanjut Assad mengatakan, aliansi tidak mencegah warga Suriah terbunuh Daesh. "Jadi apa yang harus disyukuri? Terus terang, tidak ada," katanya ketika ditanya apakah ia menghargai kontribusi Belgia sebagai bagian dari koalisi.(MZ)