Al-Abadi Peringatkan Upaya Propaganda dan Perpecahan di Irak
-
Haider al-Abadi, PM Irak
Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi memperingatkan konspirasi dan pengobaran friksi di negara ini serta teror para tokoh-tokoh Irak.
Seperti dilaporkan Kantor Berita Buratha, Haider al-Abadi Kamis (9/2) di sidang delegasi tinggi koordinator antar provinsi Irak mengatakan, tengah terbentuk rencana mencurigakan untuk mengobarkan friksi dan perpecahan di Irak. Hal ini menurut al-Abadi sangat berbahaya.
Seraya mengisyaratkan berlanjutnya upaya pemerintah untuk melimpahkan wewenang kepada para gubernur menekankan, tujuan utama pemerintah adalah memberi pelayanan kepada warga Irak.
Haider al-Abadi menyebut pemberian pelayanan kepada provinsi yang baru dibebaskan dari pendudukan kelompok teroris Daesh sebagai hadiah terbaik kepada pasukan Irak.
Perdana Menteri Irak seraya memperingatkan berbagai kelompok yang berusaha merusak keamanan di provinsi Irak mengatakan, pemerintah akan menindak tegas kelompok seperti ini.
Demi menindaklanjuti upaya nasional untuk menciptakan persatuan lebih di tengah masyarakat , pemerintah Irak senantiasa menggelar pertemuan dengan partai dan perwakilan Irak.
Di pertemuan tersebut ditekankan pentingnya menjaga kesatuan Irak dan dukungan terhadap militer negara ini yang tengah berperang melawan kelompok teroris Daesh.
Saat ini juga telah digulirkan rencana rekonsiliasi nasional untuk menyelesaikan kendala politik Irak, khususnya di era pasca Daesh. (MF)