Saudi Minta Jenderal Pakistan Jadi Komandan Perang di Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i34436-saudi_minta_jenderal_pakistan_jadi_komandan_perang_di_yaman
Arab Saudi memberikan izin tinggal tiga tahun kepada Raheel Sharif, mantan Komandan militer Pakistan agar ia mau menjadi komandan perang di Yaman.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 14, 2017 14:05 Asia/Jakarta
  • Raheel Sharif
    Raheel Sharif

Arab Saudi memberikan izin tinggal tiga tahun kepada Raheel Sharif, mantan Komandan militer Pakistan agar ia mau menjadi komandan perang di Yaman.

Fars News (14/3) melaporkan, dalam 10 tahun terakhir Raheel Sharif dan keluarganya adalah orang Pakistan pertama yang mendapat izin tinggal tiga tahun di Saudi dan rencananya veteran jenderal Pakistan itu akan tinggal di Riyadh, ibukota Saudi.

Pada awal tahun 2017 ketika isu posisi komandan perang Saudi di Yaman dipegang oleh militer Pakistan untuk pertama kalinya disampaikan, muncul kontroversi luas di media sehingga Khawaja Asif, Menteri Pertahanan Pakistan terpaksa menjelaskan masalah tersebut di hadapan anggota Senat negara itu.

Mohammad bin Salman, Menhan Saudi pada 26 Maret 2015 memulai agresi militer ke Yaman dengan kerja sama beberapa negara Arab.

Tujuan serangan Saudi ke Yaman adalah untuk mengembalikan kekuasaan Abd Rabbuh Mansur Hadi, Presiden terguling Yaman.

Sebelumnya Ahmed Binchemsi, Direktur urusan Timur Tengah dan Afrika Utara di Human Right Watch, HRW menyebut serangan udara Saudi ke Yaman yang menewaskan warga sipil sebagai kejahatan perang dan menegaskan, kondisi Yaman saat ini tengah berubah menjadi sebuah bencana kemanusiaan total. (HS)