Ansarullah: AS-Saudi Ingin Hancurkan Kedaulatan Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i36498-ansarullah_as_saudi_ingin_hancurkan_kedaulatan_yaman
Juru bicara Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah menilai tujuan utama agresi Arab Saudi dan Amerika Serikat ke Yaman sebagai pelanggaran kedaulatan nasional negara ini dan penghalang rakyat Yaman untuk mencapai hak kemerdekaan.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Apr 23, 2017 07:56 Asia/Jakarta
  • Mohammad Abdussalam
    Mohammad Abdussalam

Juru bicara Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah menilai tujuan utama agresi Arab Saudi dan Amerika Serikat ke Yaman sebagai pelanggaran kedaulatan nasional negara ini dan penghalang rakyat Yaman untuk mencapai hak kemerdekaan.

Mohammad Abdussalam mengungkapkan hal itu dalam wawancara dengan jaringan televisi al-Masirah baru-baru ini.

Ia menjelaskan bahwa Arab Saudi dan AS sedang mengevaluasi serangan ke Pelabuhan al-Hudaydah, barat Yaman.

Abdussalam mengatakan, para agresor berusaha menciptakan sebuah pemerintahan tanpa kedaulatan di Yaman.

AS, lanjut Abdussalam, telah membangun pangkalan militer di Pulau Socotra dan Miyun melalui kerjasama dengan Uni Emirat Arab.

Di bagian lain pernyataannya, Abdussalam menegaskan bahwa meskipun Ansarullah siap untuk menggelar perundingan dan dialog, namun gerakan ini tidak akan pernah mundur dari posisinya.

Jubir Ansarullah juga menyinggung klaim negara-negara Barat untuk memerangi terorisme. Ia mengatakan, memerangi terorisme menjadi dalih bagi mereka untuk menarget umat Islam dan kawasan.

Sementara itu, Mohammad Ali al-Houthi, Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman menilai serangan Arab Saudi ke Pelabuhan al-Hudaydah sebagai konspirasi AS dan upaya untuk memperalat negara-negara pesisir Teluk Persia agar menduduki pelabuhan ini.

"Konspirasi ini adalah dalam kerangka menambah persoalan rakyat Yaman, memperburuk situasi ekonomi dan menghancurkan Yaman," ujarnya.

Arab Saudi mengumumkan Pelabuhan al-Hudaydah sebagai zona militer dengan dalih adanya penyelundupan senjata dan amunisi ke Yaman melalui pelabuhan ini.

Hal itu dilakukan Arab Saudi untuk menghancurkan Pelabuhan al-Hudaydah yang merupakan pelabuhan terpenting di Yaman, di mana 80 persen kargo makanan dan obat-obatan sampai ke rakyat negara ini melalui Pelabuhan al-Hudaydah.

Invasi militer Arab Saudi yang mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat dimulai dari bulan Maret 2015. Agresi ini telah merenggut lebih dari 11.000 orang dan menghancurkan insfrastruktur penting Yaman seperti rumah sakit, sekolah, bandara, pelabuhan, pabrik, pasar, masjid dan fasilitas publik lainnya. (RA)