Senjata dan Peralatan Militer AS di Irak Hilang
-
Kelompok Teroris Takfiri Daesh (ISIS) di Irak.
Amnesty Internasional dalam laporannya menyebutkan, militer Amerika Serikat gagal menemukan tempat penyimpanan berbagai senjata dan peralatan militer yang dikirim ke Irak, dan mengumumkan bahwa senjata-senjata itu telah hilang.
Menurut laporan jaringan al-Sumariya News, Kamis (25/5/2017), senjata dan peralatan militer dalam jumlah banyak yang hilang tersebut adalah senjata dan peralatan militer yang dikirim ke Irak dalam beberapa tahun terakhir ini.
Amnesty Internasional memperingatkan bahwa sebagian senjata itu kemungkinan jatuh ke tangan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS).
Senjata dan peralatan militer yang hilang ini diperkirakan senilai 1 miliar dolar, di mana informasi ini didapat dari evaluasi rekening Kementerian Pertahanan AS.
Daesh dalam dua pekan terakhir ini menggunakan senjata-senjata canggih dan modern untuk menggagalkan operasi militer Irak di distrik al-Qairawan, barat Mosul, di utara negara Arab ini.
Senjata-senjata canggih Daesh yang terdiri dari roket panas anti-kendaraan lapis baja dan generasi ketiga roket TOW itu telah mengejutkan komandan militer Irak.
Kongres AS di masa pemerintahan Barack Obama mengesahkan undang-undang kontroversial yang mengizinkan pemerintah untuk mengirim senjata ke sejumlah wilayah Irak tanpa pemberitahuan kepada pemerintah pusat negara ini.
Banyak tokoh dan pemimpin partai di Irak menilai pengiriman senjata di luar sepengetahuan pemerintah pusat sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara mereka. (RA)