Israel Mendukung Disintegrasi Irak
-
Masoud Barzani
Mantan menteri pendidikan Israel menekankan dukungan rezim Zionis dan Amerika Serikat terhadap makar pemisahan wilayah otonomi Kurdistan dari pemerintah pusat Baghdad demi disintegrasi Irak.
Meski muncul penentangan dalam negeri, regional dan internasional, pemimpin wilayah otonomi Kurdistan Irak, Masoud Barzani, mengimbau warga Kurdi Irak untuk mengikuti referendum pemisahan diri dari Irak pada 25 September 2017.
Fars News melaporkan, Gideon Sa'ar yang termasuk di antara pejabat senior partai berkuasa Likud, pada Ahad (11/6/2017) mendukung disintegrasi Irak dalam laporan Institut Riset Keamanan Nasional Israel menekankan pemisahan Kurdistan dari Irak.
Sa'ar yang dua bulan lalu bertemu dengan salah satu penasehat Barzani mengatakan, "Israel harus mewajibkan Amerika Serikat menerima pemerintah independen Kurdi dengan mendukung pemisahan Kurdistan dari Irak."
Politisi Israel ini juga mengakui bahwa di antara faktor peningkatan upaya Barzani untuk pemisahan Kurdistan, berada di luar Irak dan bahwa menurut Barzani, selama Donald Trump menjabat Presiden AS, maka Kurdistan dapat dipisahkan dari Irak.
Rencana disintegrasi Irak telah dimulai sejak 2011 bersamaan dengan dimulainya gejolak di wilayah barat negara ini dan munculnya kelompok teroris Takfiri Daesh.(MZ)