UEA Tuntut Pengawasan Internasional terhadap Qatar
-
Anwar Gargash, Menteri Penasihat untuk Urusan Luar Negeri Uni Emirat Arab
Menteri Penasihat untuk Urusan Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) menekankan pentingnya pengawasan internasional terhadap krisis diplomatik antara Qatar dan empat negara Arab lainnya.
Anwar Gargash menegaskan hal itu dalam pernyataan terbaru ketika menyinggung tekanan Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir terhadap Qatar, seperti dilansir ISNA.
Ia juga menyatakan kesiapan negaranya untuk memperpanjang tekanan tersebut, dan mengatakan, krisis Qatar bergerak ke tahap "api yang tenang," dan dengan memperhatikan bukti yang ada, pemutusan hubungan diplomatik ini akan berlangsung lama, sebab, Doha tidak berusaha untuk mengubah pendekatannya.
Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir menegaskan kembali kelanjutan sanksi terhadap Qatar jika pemerintah Doha tidak memenuhi tuntutan mereka.
Keempat negara Arab tersebut memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada tanggal 5 Juni 2017 dengan dalih Doha mendukung kelompok-kelompok teroris.
Mereka mengajukan 13 syarat untuk normalisasi hubungan dengan Qatar, pada 23 Juni 2017, namun Qatar memberikan jawaban negatif terhadap tuntutan-tuntutan yang dianggapnya tidak logis dan ilegal itu.
Tuntutan terpenting Arab Saudi dan sekutunya adalah pemutusan hubungan Qatar dengan Republik Islam Iran dan penutupan pangkalan militer Turki di Qatar. (RA)