Pertumbuhan Ekonomi Timur Tengah Melambat
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i41606-pertumbuhan_ekonomi_timur_tengah_melambat
Dana Moneter Internasional (IMF) mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Timur Tengah pada tahun 2017 akan melambat secara signifikan.
(last modified 2026-02-01T17:53:24+00:00 )
Jul 25, 2017 12:16 Asia/Jakarta
  • Timur Tengah
    Timur Tengah

Dana Moneter Internasional (IMF) mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Timur Tengah pada tahun 2017 akan melambat secara signifikan.

Kantor berita IRNA melaporkan, IMF pada hari Senin (24/7/2017) menyatakan, di antara negara-negara Timur Tengah, Arab Saudi menyaksikan penurunan pertumbuhan ekonomi tahun ini, dimana pertumbuhan ekonomi mereka hampir menyentuh angka nol.

IMF mengatakan bahwa pada 2016, Timur Tengah memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi dari prediksi sebelumnya. Salah satu alasannya adalah pertumbuhan ekonomi Iran setelah sanksi internasional dicabut dan naiknya ekspor minyak.

Pada 2016, pertumbuhan ekonomi Iran termasuk output minyak mencapai 6,5 persen.

IMF memperingatkan bahwa jika harga minyak terus anjlok, dampak negatif yang lebih besar akan dirasakan oleh negara-negara eksportir minyak di kawasan ini. Saat ini harga minyak diperdagangkan kurang dari 50 dolar per barel.

Negara-negara eksportir minyak mencatat kerugian ratusan miliar dolar dan mengalami defisit anggaran akibat anjloknya harga minyak sejak pertengahan 2014. (RM)