Iran Serukan Komunitas Internasional Ambil Tindakan Hentikan Genosida di Gaza
https://parstoday.ir/id/news/world-i184884-iran_serukan_komunitas_internasional_ambil_tindakan_hentikan_genosida_di_gaza
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyerukan tindakan mendesak dari komunitas internasional untuk menghentikan genosida di Jalur Gaza.
(last modified 2026-02-01T17:45:31+00:00 )
Feb 02, 2026 00:44 Asia/Jakarta
  • Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran
    Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyerukan tindakan mendesak dari komunitas internasional untuk menghentikan genosida di Jalur Gaza.

Esmaeil Baghaei Hamaneh, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk keras serangan brutal rezim Zionis di wilayah Jalur Gaza, termasuk kantor polisi, tenda pengungsi Palestina, dan daerah pemukiman, yang mengakibatkan kematian lebih dari 30 orang, termasuk 6 anak-anak.

Merujuk pada pembunuhan berkelanjutan terhadap penduduk Gaza meskipun telah diumumkan gencatan senjata pada Oktober 2025 dan gugurnya 524 warga Palestina selama 110 hari terakhir, Jubir Kemenlu Iran menyatakan, “Berlanjutnya kejahatan rezim Zionis di Gaza dan Tepi Barat serta berlanjutnya blokade makanan dan obat-obatan di Jalur Gaza merupakan tanda jelas berlanjutnya kebijakan genosida kolonial selama 80 tahun di Palestina dengan dukungan dan keterlibatan Amerika Serikat dan beberapa pihak Eropa, termasuk Jerman dan Inggris.”

Jubir Kemenlu Iran menyampaikan belasungkawa kepada keluarga syuhada dan rakyat Palestina, serta mencatat tanggung jawab bersama komunitas internasional, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa, Sekretaris Jenderal PBB, dan pihak-pihak yang menjamin gencatan senjata, untuk meminta pertanggungjawaban rezim pendudukan atas kejahatan yang dilakukan dan pelanggaran berulang terhadap perjanjian gencatan senjata.

Baghaei menekankan perlunya tindakan mendesak untuk menghentikan genosida dan menuntut serta menghukum para pelaku kejahatan, penarikan penuh pasukan pendudukan dari Jalur Gaza, masuknya bantuan kemanusiaan tanpa batasan, pembukaan kembali sepenuhnya perbatasan Rafah, dan dimulainya segera proses rekonstruksi di Gaza.(sl)