Suriah Tuntut PBB Akhiri Penderitaan Penduduk al-Fu'ah dan Kafriya
-
Kemlu Suriah
Kementerian Luar Negeri Suriah dalam surat terpisah kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Ketua Dewan Keamanan PBB menuntut tindakan segera untuk mengakhiri penderitaan penduduk distrik al-Fu'ah dan Kafriya di pinggiran Idlib, barat laut Suriah.
Seperti dilansir Tasnim News, Kemlu Suriah dalam surat tersebut menyinggung penderitaaan warga distrik al-Fu'ah dan Kafriya yang diblokade penuh kelompok-kelompok teroris sejak Maret 2015.
Kemlu Suriah menulis, kebungkaman masyarakat internasional atas penderitaan penduduk al-Fu'ah dan Kafriya yang berada di cengkeraman kelompok-kelompok teroris terjadi ketika para teroris itu memperoleh dukungan regional dan trans-regional.
Kemlu Suriah juga menuntut PBB –yang menyelenggarakan pertemuan untuk mengevaluasi kondisi keamanan di negara ini– untuk segera mengambil tindakan guna mengakhiri penderitaan penduduk al-Fu'ah dan Kafriya, di mana para teroris berusaha membunuh mereka dengan cara memperketat blokade dan membiarkan mereka mati kelaparan.
Penduduk Syiah al-Fu'ah dan Kafriya dikepung penuh kelompok-kelompok teroris takfiri sejak kota Idlib jatuh di tangan kelompok-kelompok teroris pada tanggal 28 Maret 2015. Dan sejak masa itu pula, setiap hari mereka menjadi sasaran serangan teroris.
Krisis keamanan Suriah meletus pada tahun 2011 menyusul serangan luas kelompok-kelompok teroris dan Takfiri yang didukung oleh Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya termasuk Turki. Mereka berusaha menggulingkan pemerintahan sah Bashar al-Assad, Presiden Suriah.
Kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan sekutunya telah melakukan berbagai kejahatan mengerikan di Suriah yang menyebabkan ribuan orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. (RA)