Mahmoud Abbas: Saya tak Tahu Rencana Trump di Palestina
-
Mahmoud Abbas
Pemimpin Otorita Ramallah, Palestina mengaku tidak mengetahui rencana Presiden Amerika Serikat terkait krisis dan konflik antara Palestina dengan rezim Zionis Israel.
IRIB (21/8) melaporkan, surat kabar Israel, Haaretz menulis, Mahmoud Abbas, Pemimpin Otorita Ramallah mengatakan, sampai sekarang masih belum dipahami apa rencana pemerintah Donald Trump untuk menyelesaikan konflik Palestina.
Haaretz mengutip Mahmoud Abbas menambahkan, sekitar 20 kali Pemimpin Otorita Ramallah bertemu dengan Utusan Donald Trump, akan tetapi ia tetap tidak mengetahui apa rencana Amerika untuk program rekonsiliasi.
Saeb Erekat, Sekjen Komite Eksekutif PLO dalam wawancara dengan kantor berita Xinhua mendesak sikap tegas Washington terkait program rekonsiliasi.
Pada saat yang sama, situs Israel, Walla baru-baru ini menulis, sebuah delegasi pemerintah Amerika yang dipimpin Jared Kushner, menantu dan penasihat Presiden Amerika berkunjung ke wilayah pendudukan Palestina.
Kushner dalam kunjungan itu menyampaikan pesan kepada Perdana Menteri Israel bahwa Trump bermaksud mundur dari proses rekonsiliasi Otorita Ramallah dengan Israel.
Perundingan rekonsiliasi antara Otorita Ramallah dengan Israel terhenti pada April 2014 lalu akibat penolakan rezim Zionis untuk menghentikan pembangunan distrik-distrik Zionis dan membebaskan tahanan Palestina.
Kelompok-kelompok perlawanan Palestina menganggap program rekonsiliasi melanggar prinsip-prinsip nasional Palestina dan satu-satunya jalan untuk meraih hak-hak rakyat Palestina adalah perlawanan. (HS)