Bangsa Palestina dan Berlanjutnya Konspirasi Anti Masjid Al-Aqsa
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i43202-bangsa_palestina_dan_berlanjutnya_konspirasi_anti_masjid_al_aqsa
Eskalasi konspirasi rezim Zionis Israel terhadap Masjid al-Aqsa selama beberapa hari terakhir yang bertepatan dengan peringatan pembakaran tempat suci ini oleh Zionis kian meningkatkan kekhawatiran bangsa Palestina dan opini publik.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Aug 23, 2017 01:40 Asia/Jakarta

Eskalasi konspirasi rezim Zionis Israel terhadap Masjid al-Aqsa selama beberapa hari terakhir yang bertepatan dengan peringatan pembakaran tempat suci ini oleh Zionis kian meningkatkan kekhawatiran bangsa Palestina dan opini publik.

Departemen Luar Negeri Palestina hari Senin (21/8) di statemennya bertepatan dengan peringatan ke-48 pembakaran Masjid al-Aqsa oleh Zionis di tahun 1969 menyatakan, konspirasi anti Masjid al-Aqsa masih terus berlanjut dan rezim penjajah Israel ingin menguasai secara penuh tempat suci ini.

Salah satu aksi destruktif paling serius oleh Rezim Zionis terhadap Masjid al-Aqsa terjadi pada 21 Agustus 1969 ketika sekelompok Zionis ekstrim pimpinan Michael Rohan melalui sebuah aksi sistematis dan terkoordinir dengan pejabat Israel, membakar tempat suci ini yang mengakibatkan sebagian besar bangunan Masjid al-Aqsa rusak berat.

Quds dan terutama Masjid al-Aqsa tidak pernah aman dari aksi-aksi destruktif dan perusakan Zionis ekstrim dan pejabat Tel Aviv senantiasa memajukan program perusakan situs bersejarah di al-Quds melalui kelompok radikal.

Tujuan Israel adalah selangkah demi selangkah melancarkan konspirasi terhadap peninggalan bersejarah Baitul Maqdis, khususnya Masjid al-Aqsa. Peninggalan di al-Quds bukti sejarah panjang kota Palestina ini dan Israel sejak tahun 1967, ketika proyek pendudukan Baitul Maqdis sempurna, berusaha menghancurkan peninggalan bersejarah tersebut.

Serangan terorganisir dan sistematis Zionis terhadap Masjid al-Aqsa untuk membakar, perusakannya akibat penggalian di bawah masjid ini, blokade, melarang warga menunaikan shalat berjamaah di tempat suci ini, menyerang para jamaah shalat serta menakut-nakuti mereka dengan berbagai cara terus berlanjut.

Penyerangan setiap hari pemukim Zionis dengan dukungan polisi serta dinas rahasia Israel demi mensukseskan program pembagian waktu dan tempat di Masjid al-Aqsa termasuk bagian dari konspirasi rezim Zionis.  Israel berencana memberikan waktu yang cukup kepada Zionis untuk menindaklanjuti kebijakan ekspansionis dan hegemoninya terhadap Masjid al-Aqsa dengan memberlakukan pembagian waktu dan tempat di masjid ini. Selain itu, Israel juga bertujuan memberikan ijin kepada Zionis untuk memasuki Masjid al-Aqsa.

Dalam hal ini, Israel melalui penyebaran berbagai agitasi berencana merusak tempat suci ini dan rezim Zionis melalui tindakannya ini ingin menguji reaksi opini publik terkait kebijakan destruktifnya terhadap Masjid al-Aqsa. Konspirasi merusak ini dilancarkan di saat kota Baitul Maqdis adalah kota kelahiran berbagai agama Ilahi dan makam para nabi serta sangat dihormati oleh pengikut agama Islam, Yahudi serta Kristen.

Selama beberapa dekade penjajahan kota kuno ini, al-Quds berulang kali diserang Israel sehingga bangsa Palestina tidak lagi memiliki simbol-simbol keislaman dan al-Quds juga kehilangan simbol Masjid al-Aqsa. Dengan demikian Israel melalui konspirasinya ini mampu menutupi penjajahannya atas bumi Palestina.

Di kondisi seperti ini, dibutuhkan kewaspadaan dan kecerdikan lebih besar masyarakat internasional terhadap makar Israel dan hal ini yang juga ditekankan oleh bangsa Palestina. (MF)