Terancam Israel, UNICEF Tangguhkan Aktivitasnya di Jalur Gaza
-
UNICEF
Pars Today – UNICEF (Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa) mengumumkan telah menangguhkan operasinya di Jalur Gaza setelah pengemudi truk pengangkut air yang beroperasi di bawah naungan organisasi tersebut ditargetkan oleh rezim Zionis.
Menurut laporan kantor berita Mehr yang mengutip Pusat Informasi Palestina, UNICEF menyatakan bahwa setelah tewasnya dua pengemudi truk air yang terkait dengan lembaga tersebut di Jalur Gaza, mereka menangguhkan aktivitas di lokasi kejadian.
UNICEF dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (18/4/2026) mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi pada pagi hari Jumat (17/4/2026), di mana pasukan pendudukan Israel menargetkan dua pengemudi truk yang sedang melakukan distribusi air secara normal di titik distribusi yang terletak di Jalan Al-Mansurah, Kota Gaza. Operasi tersebut dilakukan tanpa adanya perubahan rute atau penyimpangan dari prosedur standar.
Organisasi internasional ini menyatakan kemarahan yang mendalam terhadap serangan tersebut dan menekankan bahwa stasiun distribusi air di wilayah Al-Mansurah saat ini merupakan satu-satunya pusat aktif untuk pasokan air bagi truk tangki dari pipa Mekorot, yang memasok sebagian wilayah Kota Gaza.
UNICEF juga telah memerintahkan kontraktor mereka untuk menghentikan semua aktivitas di lokasi yang diserang hingga kondisi keamanan membaik. Langkah ini berpotensi menyebabkan gangguan serius dalam akses penduduk terhadap air bersih.
Lembaga internasional ini mendesak pihak berwenang rezim pendudukan untuk segera melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut dan mempertanggungjawabkan para pelaku secara menyeluruh.
Sebagai penutup, UNICEF menegaskan pentingnya perlindungan bagi staf kemanusiaan dan larangan menargetkan infrastruktur sipil, khususnya fasilitas vital terkait air. (MF)