Suriah: Penundaan Negosiasi Jenewa atas Tekanan Kekuatan Regional
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i439-suriah_penundaan_negosiasi_jenewa_atas_tekanan_kekuatan_regional
Duta Besar Suriah untuk PBB mengatakan, oposisi pemerintah Damaskus berencana meninggalkan perundingan damai Jenewa karena desakan kekuatan-kekuatan regional terutama Arab Saudi, sementara PBB berusaha mencegah keluarnya oposisi dengan menangguhkan perundingan hingga 25 Februari.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 04, 2016 10:56 Asia/Jakarta
  • Suriah: Penundaan Negosiasi Jenewa atas Tekanan Kekuatan Regional

Duta Besar Suriah untuk PBB mengatakan, oposisi pemerintah Damaskus berencana meninggalkan perundingan damai Jenewa karena desakan kekuatan-kekuatan regional terutama Arab Saudi, sementara PBB berusaha mencegah keluarnya oposisi dengan menangguhkan perundingan hingga 25 Februari.

Bashar Jaafari kepada wartawan pada Rabu (3/2/2016) mengatakan, kami mengetahui bahwa pihak oposisi Damaskus yang tinggal di Riyadh menuntut pengunduran diri dari perundingan, oleh karena itu, pengumuman Staffan de Mistura, Utusan Khusus PBB untuk Suriah semacam perlindungan politik atas keputusan mereka untuk keluar dari negosiasi. Demikian dilansir Reuters.

Sebelumnya, Utusan Khusus PBB untuk Suriah pada Rabu mengumumkan bahwa perundingan damai Suriah yang rencananya digelar di Jenewa untuk sementara ditunda sampai tanggal 25 Februari 2016.

De Mistura menjelaskan, negosiasi damai belum gagal, namun memerlukan bantuan para pendukung internasional yang dipimpin Amerika Serikat dan Rusia.

Sejumlah media menyebutkan, persoalan yang muncul dalam perundingan damai Suriah terkait dengan para oposisi yang tinggal di luar negeri.

Beberapa kelompok yang memperoleh dukungan dari Arab Saudi, Turki dan Qatar menolak kehadiran kelompok oposisi Kurdi Suriah dalam perundingan, namun AS, PBB dan Rusia menyetujuinya. (IRIB Indonesia/RA)