Panglima Militer Lebanon: Aksi Israel harus Dibalas
-
Joseph Aoun
Panglima angkatan bersenjata Lebanon dalam pertemuan dengan kepala staf gabungan angkatan bersenjata Yordania menegaskan sikap tegas atas pelanggaran rezim Zionis Israel terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB No.1701.
Resolusi No.1701 dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB untuk mengakhiri perang 33 hari antara Israel dan Lebanon di tahun 2006.
Tapi hingga kini, rezim Zionis berulangkali melanggar resolusi tersebut dengan memasuki secara ilegal zona darat, laut dan udara Lebanon.
Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon, Joseph Aoun dalam pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Yordania, Mahmoud Abdul Halim Freihat di Amman, ibu kota Yordania membahas peningkatan kerja sama militer kedua negara dan penguatan solidaritas menghadapi isu penting seperti rezim Zionis.
Selain itu, kedua pejabat militer juga membahas transformasi regional dan internasional.
Joseph Aoun menegaskan, Militer Lebanon memperkuat pasukannya di wilayah perbatasan selatan negara ini, dan bekerja sama dengan UNIFIL.
Sebelumnya, Presiden Lebanon, Michel Aoun menyikapi keras pelanggaran zona udara dan laut yang dilakukan rezim Zionis terhadap negaranya, dan menegaskan reaksi keras atas pelanggaran Israel terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB no.1701.