Irak Minta Iran- Turki Tutup Semua Penyeberangan dengan Kurdistan
-
Perbatasan Kurdistan Irak
Kementerian Luar Negeri Irak meminta Republik Islam Iran dan Turki untuk menutup semua penyeberangannya dengan wilayah Kurdistan Irak dan menangguhkan semua transaksi minyak dengan wilayah ini.
Permintaan tersebut disampaikan pemerintah Irak melalui catatan resmi kepada Kedutaan Besar Iran dan Turki di Baghdad.
Ketegangan hubungan antara pemerintah pusat Irak dan para pejabat wilayah Kurdistan negara ini meningkat pasca pelaksanaan referendum pemisahan wilayah ini dari Irak yang dipaksakan oleh Masoud Barzani, Pemimpin Kurdistan.
Menurut Tasnim News mengutip al-Sumariya News, Ahmed Mahjoub, juru bicara Kemlu Irak dalam pernyataan pada Jumat (6/10/2017) mengatakan, konsultasi dan dialog Kemlu Irak dengan Iran dan Turki terutama terkait dengan penyeberangan-penyeberangan perbatasan akan berlanjut selama pengelolaannya diserahkan kepada pemerintah pusat di Baghdad.
Ia menambahkan, penghentian semua interaksi perdagangan khususnya transaksi minyak dengan Erbil adalah bagian dari permintaan pemerintah Irak kepada Iran dan Turki.
"Pemerintah Irak akan bekerjasama dengan Republik Islam Iran dan Turki untuk melaksanakan semua langkah-langkah yang telah diambil," pungkasnya. (RA)