Netanyahu: Ikuti AS, Israel akan Keluar dari UNESCO !
-
Benyamin Netanyahu
Perdana menteri rezim Zionis Israel menyatakan sedang bersiap mengikuti jejak AS untuk keluar dari keanggotaan UNESCO.
Benyamin Netanyahu hari Kamis (12/10) menyampaikan rencana tersebut menyusul keputusan AS keluar dari UNESCO.
Pada hari Kamis, Gedung Putih menyatakan keluar dari keanggotaan UNESCO sebagai bentuk dukungan terhadap Israel di organisasi PBB ini.
Keputusan tersebut mulai diterapkan sejak 31 Desember 2017.
Sebelumnya, AS merupakan negara donor finansial terbesar bagi UNESCO di tahun 2011, tapi kemudian memutus bantuan keuangannya setelah UNESCO mengakui secara resmi Palestina sebagai anggotanya.
Netanyahu menyebut keputusan Gedung Putih keluar dari UNESCO sebagai kebijakan berani, dan Israel akan mengikuti jejak AS untuk keluar dari keanggotaan UNESCO.
Pada Selasa, 4 Juli 2017, UNESCO mengeluarkan resolusi yang menegaskan bahwa Israel tidak punya hak kepemilikan terhadap Baitul Maqdis.
Kota Baitul Maqdis dikuasai secara ilegal oleh rezim Zionis di tahun 1967.
Pada 2 Mei 2017, UNESCO juga mengeluarkan resolusi yang mengecam rezim Zionis Israel atas pelanggaran terhadap aturan internasional di Baitul Maqdis dan Jalur Gaza. Organisasi pendidikan, keilmuan dan kebudayaan PBB ini menyebut Israel sebagai rezim agresor.
Selama ini, AS merupakan pendukung utama Israel, bahkan Gedung Putih membela kejahatan yang dilakukan rezim Zionis terhadap Palestina.