Suriah Tuntut Turki Tarik Pasukannya dari Idlib
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i45933-suriah_tuntut_turki_tarik_pasukannya_dari_idlib
Kementerian Luar Negeri Suriah menutut Turki untuk segera menarik pasukannya dari Provinsi Idlib, barat laut Suriah.
(last modified 2026-06-20T17:21:50+00:00 )
Okt 15, 2017 00:57 Asia/Jakarta
  • Pasukan Turki.
    Pasukan Turki.

Kementerian Luar Negeri Suriah menutut Turki untuk segera menarik pasukannya dari Provinsi Idlib, barat laut Suriah.

Seperti dilansir kantor berita SANA, Kemlu Suriah dalam pernyataan pada Sabtu (14/10/2017) sore, mengecam masuknya pasukan Turki ke Idlib dan menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan nasional Suriah.

Disebutkan bahwa tindakan tersebut tidak ada hubungannya sama sekali dengan kesepakatan yang disetujui di antara negara-negara penjamin dalam perundingan Astana, bahkan bertentangan dengan kesepakatan tersebut dan bermakna keluar dari kesepakatan ini.

Kemlu Suriah menuntut militer Turki untuk secepatnya meninggalkan wilayah Suriah, sebab, masuknya mereka ke wilayah negara ini merupakan agresi nyata terhadap kedaulatan Suriah, dan Ankara tidak akan bisa menjustifikasinya.

Babak keenam perundingan Astana tentang krisis Suriah digelar 14 September 2017 dan dihadiri oleh perwakilan dari Republik Islam Iran, Turki, Rusia, Suriah, pemberontak Suriah dan Staffan de Mistura, Utusan Khusus PBB untuk Suriah.

Dalam negosiasi ini, mereka sepakat dengan pendirian sebuah zona de-eskalasi (mengurangi ketegangan) di Provinsi Idlib.

Kemlu Suriah telah berulang kali mengumumkan bahwa kehadiran milter Turki di wilayah negara itu sebagai ilegal.

Sejak Agustus 2016, militer Turki melakukan operasi militer dengan sandi Perisai Efrat di utara Suriah tanpa izin dari pemerintah Damaskus.

Pemerintah Suriah mengecam operasi militer Turki tersebut dan mengirim dua surat terpisah kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Ketua Dewan Keamanan untuk memprotes operasi militer Turki di wilayahnya.

Pemerintah Damaskus menyebut langkah Turki itu melanggar kedaulatan Suriah dan merupakan kejahatan perang dan kejahatan anti-kemanusiaan. (RA)