Netanyahu: Deklarasi Balfour Pengawal Pembentukan Israel
-
Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan, deklarasi Balfour telah mengakui Israel sebagai rumah bangsa Yahudi dan menjadi gerakan dimulainya gerakan internasional yang berujung pada pembentukan Israel.
Menurut laporan Pusat Informasi Palestina, Benjamin Netanyahu pada Ahad (29/10/2017) mengatakan, Israel tanpa pembangunan distrik Zionis dan kesiapan untuk perselisihan dalam prosesnya, tidak mungkin terbentuk, akan tetapi tidak diragukan lagi bahwa gerakan internasional dimulai dengan deklarasi Balfour.
Netanyahu pada pekan ini akan berkunjung ke London dalam memperingati 100 tahun deklarasi Balfour.
Perdana Menteri Inggris Theresa May, beberapa hari lalu engatakan, akan digelar sebuah acara memperingati 100 tahun deklarasi Balfour di mana dokumen tersebut sangat berperan penting dalam pembentukan rezim ilegal Zionis Israel.
Dukungan May terhadap pembentukan rezim ilegal Israel itu mengemuka di saat kelompok-kelompok hak asasi manusia dan pendukung hak bangsa Palestina di seluruh dunia, menuntut Inggris untuk meminta maaf kepada dunia dan khususnya bangsa Palestina karena telah mempersiapkan pembentukan rezim ilegal Israel.
Deklarasi Balfour ditandatangani pada 2 November 1917 oleh Arthur James Balfour, selaku menlu Britania saat itu. Berdasarkan dokumen tersebut, Inggris dan para pemimpin gerakan Zionis global serta para perwakilan mereka di Inggris dan Eropa, berkomitmen untuk membentuk rezim Yahudi di Palestina pendudukan.(MZ)