Menlu Lebanon Geram dengan Campur Tangan Arab Saudi
-
Gebran Bassil
Menteri Luar Negeri Lebanon mereaksi intervensi rezim Al Saud dalam urusan negara ini dan menyatakan, tidak ada pihak asing yang berhak mencopot atau mengangkat para pejabat Lebanon.
Al-Mayadeen melaporkan, Gebran Bassil, Menlu Lebanon pada Jumat (10/11/2017) mengatakan, adalah hak rakyat Lebanon untuk menentukan lengser atau bertahannya para pejabat negara mereka dan pihak lain tidak berhak menentukan pejabat dalam pemerintah Lebanon.
Bassil menambahkan, sekarang sejumlah pihak di dunia sedang mengupayakan kerusakan ketimbang kesejahteraan. Sangat disayangkan sekali mereka membanggakan diri dengan penggulingan para pemimpin bangsa-bangsa.
Gebran Bassil mengatakan, Lebanon telah membayar dengan harga mahal untuk menentukan presiden dan perdana menteri.
Dalam sebuah siaran langsung dari Arab Saudi pada Sabtu, Hariri mengundurkan diri sebagai perdana menteri Lebanon. Selain mengklaim nyawanya sedang terancam, Hariri juga menuding Hizbullah dan Iran sedang mencampuri negara-negara Arab.
Banyak pihak yang percaya pengunduran diri Hariri adalah akibat tekanan Arab Saudi untuk mendaratkan pukulan terhadap Hizbullah dari dalam dan luar Lebanon.(MZ)