PM Irak Peringatkan Pihak-pihak yang Berusaha Menyulut Konflik
-
Haider al-Abadi, PM Irak.
Perdana Menteri Irak memperingatkan orang-orang yang berusaha untuk menyulut perpecahan dan konflik menjelang pemilu parlemen di negara ini.
Haider al-Abadi mengatakan hal itu dalam jumpa pers mingguan pada Selasa (21/11/2017). Ia mengatakan, perselisihan politik mendasari bagi operasi teroris.
Al-Abadi menambahkan, pemilu parlemen akan dilaksanakan pada waktunya yaitu tanggal 15 Mei 2018.
"Pihak-pihak kotor berusaha untuk menyibukkan Irak dengan berbagai isu dan menjauhkan negara ini dari perang terhadap Daesh (ISIS), namun saya memperingatkan mereka untuk menghindari penciptaan konflik di antara rakyat Irak dan tidak bermain dengan api," kata al-Abadi seperti dikutip jaringan al-Iraqiya.
PM Irak juga menegaskan pentingnya bagi para pengungsi negara ini untuk kembali ke rumah-rumah mereka dan berpartisipasi dalam pemilu.
"Saya meminta saudara-saudara Kurdi untuk tidak menggunakan perang dan pembunuhan, dan membantu perluasan keamanan di semua wilayah Irak serta komitmen terhadapnya," ujarnya.
Al-Abadi mengatakan, pemerintah Irak juga komitmen untuk membayar gaji bulanan para pegawai wilayah Kurdistan Irak. (RA)