Tujuan Perang Suriah adalah Mengalihkan Isu Palestina
-
Faisal Mikdad
Wakil Menteri Luar Negeri Suriah menyatakan, perang di Suriah serta dukungan Amerika Serikat dan Israel terhadap para teroris, bertujuan mengalihkan perhatian negara-negara dari masalah Palestina dan mempersiapkan kondisi untuk pengambilan keputusan anti-Quds (Baitul Maqdis).
Faisal Mikdad, Wakil Menlu Suriah pada Jumat (22/12/2017) dalam wawancaranya dengan televisi Alalam mengatakan, bangsa-bangsa Arab dan Islam jangan sampai putus asa untuk melanjutkan muqawama (perlawanan), karena jika rakyat Suriah putus asa dalam pertempuran melawan para teroris, maka kemenangan-kemenangan sebelumnya tidak akan terwujudkan.
Dijelaskannya bahwa Suriah menilai perjuangan terhadap masalah Palestina merupakan bagian dari ideologinya dan selalu memprioritaskannya baik di sektor militer maupun budaya.
Pejabat Suriah ini menegaskan, rakyat Suriah memiliki solidaritas untuk saudara-saudara Palestina di kota pendudukan dan bersama pihak-pihak di antara masyarakat Arab dan negara-negara Islam serta dunia yang mendukung Palestina. Mereka akan selalu bersama bangsa Palestina dan melanjutkan muqawama serta perjuangan untuk menegakkan keadilan, kebenaran dan mengakhiri makar disintegrasi di kawasan.
Menurutnya, ketika Suriah berperang melawan kelompok-kelompok teroris Takfiri dan berjuang melawan makar Barat khususnya Amerika Serikat dan Israel, itu semua adalah demi mendukung Quds, karena mereka memahami betapa peran Suriah sangat determinan dalam hal ini.
Lebih lanjut dijelaskannya bahwa Quds selamanya milik umat Islam dan bahwa pihak Zionis akan kalah menghadapi muqawama Palestina dan negara-negara Islam.(MZ)