Macron Minta Saudi Akhiri Blokade Terhadap Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i48799-macron_minta_saudi_akhiri_blokade_terhadap_yaman
Presiden Perancis, Emanuel Macron telah meminta Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz untuk mencabut blokade terhadap Yaman dan mengijinkan bantuan kemanusiaan tersalurkan, menyusul jutaan warga Yaman sedang menghadapi krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh invasi militer Saudi.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Des 28, 2017 03:04 Asia/Jakarta
  • Raja Saudi dan Presiden Perancis
    Raja Saudi dan Presiden Perancis

Presiden Perancis, Emanuel Macron telah meminta Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz untuk mencabut blokade terhadap Yaman dan mengijinkan bantuan kemanusiaan tersalurkan, menyusul jutaan warga Yaman sedang menghadapi krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh invasi militer Saudi.

Perang yang dipimpin oleh Saudi, dimulai pada bulan Maret 2015, dan merupakan salah satu isu utama yang dibahas Macron dengan Raja Saudi via telepon pada hari Rabu (27/12/2017), demikian disebutkan sebuah sumber di istana Elysee kepada Reuters.

"Presiden menyatakan keprihatinannya terhadap bencana kemanusiaan di Yaman dan meminta Raja Saudi untuk mencabut sepenuhnya blokade serta mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan dan barang dagang ke Yaman," kata sumber tersebut.

Bombardir berkesinambungan oleh Arab Saudi dan sekutu regionalnya, termasuk Uni Emirat Arab, telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur Yaman, membuat negara itu bergulat dengan apa yang disebut oleh PBB sebagai "krisis kemanusiaan terburuk di muka bumi."

kondisi Yaman

Kampanye militer Saudi telah membunuh setidaknya 13.600 orang, sementara wabah kolera telah menewaskan lebih dari 2.000 lainnya. Menurut PBB, perang tersebut telah menyeret tujuh juta warga Yaman di ambang kelaparan.

Meskipun kecaman internasional, Riyadh memberlakukan blokade ketat di semua pelabuhan udara, darat dan laut Yaman sejak awal November.

Kelompok hak asasi manusia dan amal telah memperingatkan bahwa blokade tersebut dengan cepat memperburuk kondisi kehidupan di Yaman yang berkontribusi pada kekurangan pangan dan obat-obatan.

Mark Lowcock, Wakil Ssekjen PBB untuk urusan kemanusiaan, memperingatkan bahwa "kelaparan terburuk yang dialami dunia selama beberapa dekade ini, dengan jutaan korban," sedang menanti Yaman, kecuali jika koalisi pimpinan-Arab Saudi mengakhiri blokadenya.(MZ)