Bulan Sabit Merah Suriah: Operasi Turki Targetkan Warga Sipil
-
tank militer Turki
Bulan Sabit Merah Afrin Suriah melaporkan bahwa sejak dimulainya operasi militer Turki, 63 warga sipil tewas dan lebih dari 150 lainnya terluka.
Operasi "Olive Branch" oleh militer tentara Turki anti-militan Kurdi telah dimulai di Afrin, Suriah utara, sejak 20 Januari 2018.
Menurut laporan Alalam, Bulan Sabit Merah Afrin pada hari Senin menuding militer Turki menargetkan warga sipil dalam operasinya.
Sebelumnya, Franco Equiza, perwakilan UNICEF di Suriah, menunjuk pada pemindahan lebih dari 125.000 orang Suriah selama konflik Afarin baru-baru ini, mendesak semua pihak untuk mematuhi perlindungan anak-anak dan untuk menyediakan kondisi bagi warga sipil yang aman.
Sebelumnya, Juru bicara UNICEF di Suriah, Fran Equiza, dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (26/1/2018) menyebutkan pengungsian lebih dari 125.000 warga Suriah akibat konflik di Afrin, seraya mendesak semua pihak komitmen dalam mendukung anak-anak, serta memberikan kondisi kondusif bagi keselamatan warga sipil.
Juru Bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa, Stéphane Dujarric, mengungkapkan keprihatinannya atas laporan operasi militer Turki di wilayah Afrin, Suriah, seraya mendesak perlindungannyawa warga sipil.
Pemerintah Suriah sebelumnya mengecam operasi militer Turki ke kota Afrin dan menilainya sebagai pelanggaran zalim. Kementerian Luar Negeri Suriah mendesak PBB mengutuk operasi tersebut serta mengambil langkah yang diperlukan guna menghentikan operasi Turki di Afrin.