Turki Bangun Pos Militer di Aleppo, Suriah
-
tank-tank Turki
Pasukan militer Turki telah membentuk sebuah pos militer di sebelah barat daya kota Aleppo, Suriah, sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai di Astana dengan Iran dan Rusia terkait "zona de-eskalasi".
Militer Turki dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (05/2/2018) menyebutkan bahwa ada rencana untuk memulai program peninjauan untuk mendirikan dua pos pengawasan lain di barat laut Suriah.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) menyatakan bahwa pos pengawasan Turki yang baru berada di dekat desa El-Ais.
Berdasarkan kesepakatan antara Ankara, Moskow dan Tehran yang bertujuan untuk mengurangi kekerasan, Turki setuju untuk mendirikan puluhan pos pengawasan di Idlib dan provinsi-provinsi perbatasan.
Pada pertengahan September tahun lalu, Rusia, Iran, dan Turki, bersama-sama selaku negara penjamin dalam perundingan damai untuk Suriah, menyetujui pembentukan empat "zona de-eskalasi" di Suriah, termasuk di Idlib, dalam perundingan damai di Astana, ibu kota Kazakhstan.
Zona de-eskalasi dibentuk guna memilah kelompok ekstremis, termasuk Daesh dan Jabhat Fatah al-Sham – atau yang sebelumnya dikenal dengan nama Front al-Nusra - dari kelompok militan lainnya.
Provinsi Idlib di barat laut Suriah, dan berbatasan dengan Turki, sebagian besarnya dikuasai anasir Front al-Nusra, serta merupakan salah satu pangkalan besar terakhir teroris Takfiri yang memerangi pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad.(MZ)